![]() |
| Arkhan bersama Abi |
![]() |
| Arkhan bersama Abi |
Saat ini tepat pukul 23:45 , 15 menit lagi waktu menunjukan pukul 00:00. Rasanya sepi banget, hanya terdengar suara jangkrik yang mengikik dan sepoi angin yang mendesir..
Entah kenapa malam ini saya teringat dengan orang-orang yang lebih dahulu menghadap Sang Khaliq. Ketika membuka salah satu account di facebook yang pemiliknya sudah tiada, ternyata subhanallah Doa masih terus mengalir di wall beliau. Padahal jika terhitung, beliau meninggal sudah hampir setahun yang lalu..
Sangat terasa sekali doa-doa tulus yang mereka lantunkan untuk almarhumah. Bukan karena tuntutan dari keluarga almarhumah untuk terus mendoakan beliau tapi memang karena kecintaan mereka pada beliau, karena beliau termasuk orang yang luar biasa, karena beliau sosok yang tangguh dan baik hati.. Saya sangat yakin ada ribuan orang disana yang mendoakan, termasuk saya..
Kemudian saya berfikir dan bertanya-tanya dalam hati
"apakah nanti ketika saya tutup usia, adakah yang mendoakan saya?"
"berapa banyak keluarga, teman, saudara yang mengantarkan jenazah saya hingga keliang kubur?"
Memang benar ternyata ketika kita dalam kondisi yang rapuh, salah satu obatnya adalah mengingat kematian.. Pun, kematian bukan hal yang tabuh untuk dibicarakan, para sahabat Rasulullahpun ketika kondisinya melemah mereka akan ingat kematian untuk mencharger kembali semangat yang luntur..
Allah mengtakdirkan saya untuk mengingat Almarhumah, sehingga saya mengingat kembali tentang kematian yang entah kapan tibanya. Hanya Dia yang tahu hidup dan mati HambaNya..
Semoga selalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri..
-Liawati Anakumi-
Label: al masyuq , doa , gundah , rencana Allah
inilah waktu yang ku nanti..
saat gemercik hujan membasahi kaki bumi..
ku lantunkan doa tulus pada Sang Maha Pemberi..
berharap para malaikat ikut meng-amini..
Tuhan..
hujanmu membawa keberkahan..
tak hentinya aku panjatkan..
segala doa dan harapan..
doa doa doa..
hujan hujan hujan..
doa dalam hujan itu yang ku inginkan..
seraya mengangkat kedua tangan..
agar doaku cepat tersampaikan..
Akhir Juni
Bumi Allah yang penuh Rahmat..
dari jiwa yang penuh harap..
Anakumi - AL Masyuq
Label: doa , lentera , perjuangan
Sungguh waktu berlalu begitu cepat, beranjak tahun ke sepuluh artinya sepuluh tahun pula aku lewati kehidupan ini tanpamu, kehidupan yang teramat berat dan luar biasa..
setiap malam aku selalu menanti taburan bintang dilangit dan menunjuk satu bintang bercahaya, itu adalah simbol kerinduanku yang aku berharap engkaupun merindukanku.. disini disudut malam aku selalu merindukanmu.. disetiap lantunan doa yang aku panjatkan tak pernah lepas untukmu dan ku sebut namamu, ini sebagai obat kerinduanku dan berharap Allah mendekapmu dengan erat..
oke, pertanyaan pertama adalah menikah dengan orang yang kau cintai,? sedangkan pertanyaan kedua adalah mencintai orang yang kau nikahi?..
Copyright 2009 - Lentera Kehidupan Ma'syuq