"Rencana Allah jauh lebih indah dari rencana kita dan semua akan indah pada waktuNya"
Kalimat ini yang selalu mengiang-ngiang di memori otak saya hingga saat ini, seakan-akan memberi energi positif terhadap apa-apa yang saya harapkan dan pikirkan ^^
23 tahun bukan perjalanan yang singkat namun perjalanan yang amat panjang, tentu onak dan duri melintang didepan mata, ya itu hal yang pasti!! Perjalanan hidup ini tentu atas izin dan skenarioNya. Lalu selain Dia, siapa lagi yang memberi keberkahan usia pada saya? Tidak ada!! Mutlak semua karenaNya.
Enywey, berbicara masalah perjalanan hidup saya punya sedikit cerita. Ini mutlak tentang hidup saya, bukan tentang orang lain hehehe -,- cekidottt disimak *sediain kopi dan kacang biar bacanya ga bosen bin ngantuk Zzzz*
Sejak duduk dibangku SMA, saya sudah merangkai impian ingin menjadi pegawai bank atau bekerja dibidang ekonomi, makanya dulu ketika SMA saya pilih jurusan IPS *mantaaap* berharap impian saya bisa terwujud, aamiin ^^
Tahun demi tahun saya lewati dengan suka cita dan tanpa beban sedikitpun. Karena ini pilihan saya, maka saya harus menikmati dan mensyukurinya ^^. Menjelang akhir kelas XII, perlahan-lahan saya mulai bergerak untuk mewujudkan impian saya itu, maka dengan kunci nekad bin Pede entah kenapa saya yakin bisa mewujudkannya!! Hehehe
Singkat cerita, saya ikut SPMB (SNMPTN tertulis_now) dan saat itu saya tetap memprioritaskan impian saya itu berharap bisa terwujud. Saat diminta mengisi kolom pilihan jurusan kuliah, saya menuliskan dua pilihan yaitu Perbankan syariah dan Bimbingan Konseling. Namun, saat itu posisinya dibalik untuk Bimbingan Konseling menjadi pilihan pertama dan Perbankan syariah menjadi pilihan kedua. Memang jika dilihat passing grade BK lebih tinggi dibanding PS makanya saya pilih urutan tersebut dengan harapan saya bisa lolos dipilihan kedua --> Perbankan Syariah ^^.
Berbulan-bulan saya menunggu pengumuman dan akhirnya tiba dipenghujung penantian. Saya bergegas melihat daftar nama siswa yang lolos PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dikoran *lupa koran apa hehe* dan ternyata nama saya masuk dalam seleksi SPMB, saat itu wajah saya sangat flat dan tanpa ekspresi padahal seharusnya senang ya. Mengapa demikian? *Hayooo angkat tangan yang bisa jawab hehehe* jawabannya karena saya diterima dipilihan pertama yaitu BK, huaahhh bingung harus ngapain karena sebenernya BK bukan pilihan saya -,-
Tak puas dengan hasil SPMB maka saya coba-coba ikut seleksi ujian yang lainnya dengan pilihan jurusan management, perbankan, dan ekonomi. Masih sangat berharap impian saya bisa terwujud, hhmm. Ternyata benar, saya diterima dijurusan Management disalah satu Universitas Negeri. Saat itu ada perasaan senang campur bimbang alias galau -,- entah kenapa meskipun saya tak suka dengan BK namun saya tetap menjalankan segala administrasi dan penugasan OSPEK, aneeehhh bin ajaipp -,- hal ini yang membuat saya masih terus bertahan di BK dan meninggalkan Management (padahal management adalah pilihan jurusan yang saya nanti-nanti kehadirannya ^^).
Saya juga heran kenapa bisa begini -,- tanyakan kenapa??!! Dan endingnya pilihan yang saya pilih adalah Bimbingan Konseling *belok dari impian* -.- *nangis guling-guling*
------------
Bloggers tau??!! ternyata benar adanya bahwa tanpa kita sadari "Rencana Allah jauh lebih indah". Mungkin jika dipikir-pikir seharusnya saya bisa mencapai impian saya tapi entah mengapa saya berbelok arah ke tempat yang belum pernah saya rencanakan sebelumnya dan ternyata ini semua karena campur tangan Allah. Allah lah yang menyusun skenario dan rencana hidup saya. Memang belum tentu rencana kita baik untuk diri kita tapi rencana Allah sudah pasti baik untuk diri kita!! Ini sudah terbukti!! Saya bisa merasakan itu. Dulu mungkin saya menyesal plus mengeluh atas pilihan yang saya ambil tapi tenyata sekarang saya sangat amat bersyukur bisa terjerumus didunia Bimbingan dan Konseling, Amaziiinngggg!!!
Faktanya adalah
1. Di BK saya bisa mengenal karakter dan kepribadian saya sendiri, seolah-olah saya kuliah kepribadian hehe
2. Bekerja yang berhubungan dengan manusia adalah suatu hal yang mengasyikan. Setiap manusia itu unik, disini saya belajar bagaimana memahami perbedaan dan mencoba saling mengerti.
3. Menjadi pendengar aktif adalah sesuatu yang amazing. Dengan menjadi pendengar maka saya belajar banyak dari kehidupan mereka.
4. Bisa belajar dari pengalaman dan kehidupan orang lain karena setiap masalah yang mereka ceritakan, secara alamiah membuat saya belajar dan bersyukur.
*dan masih banyak fakta-fakta lainnya yang saya rasakan*
Saat ini saya bersyukur bisa menjadi seorang guru, ya saya harus belajar mendidik bukan sekedar mengajar. Saya belajar banyak dari kehidupan orang lain yang menceritakan masalahnya kepada saya dan saya sangat amat bersyukur bisa dipertemukan dengan mereka "anak didik". Tanpa cerita mereka mungkin saya tidak akan pernah tau dan tidak akan pernah belajar tentang arti kehidupan, mungkin saya tidak akan pernah belajar bagaimana rasanya terjatuh saat mengalami masalah berat.
Sekali lagi, Allah tau yang terbaik untuk hidup kita. Maka jalani dan syukuri apa yang telah Allah tetapkan untuk jalan hidup kita.
Sangat bersyukur bisa terjerumus didunia pendidikan. Terima Kasih Allah, atas kesempatan ini.
Bumi Allah,
Liawati Anakumi
Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu
Atas wujud lain sebuah keindahan, muncul dengan nama Kebahagiaan..
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
My Self
Label: almasyuq , Bimbingan dan konseling , cerita , impian , kisah hidup , liawati anakumi , perbankan syariah , snmptn , spmb
Saya, Ayah, dan Motor
teng tong pukul 21.43 saya selesai menunaikan kewajiban (habis ngajar), saya bergegas segera pulang kerumah. disepanjang perjalanan seperti biasa saya berdendang (cie cie berdendang) alias nyanyi-nyanyi ga jelas dari pada ngantuk sambil bawa motor lebih bahaya lebih baik saya nyanyi walau suara pas-pasan ^_^. kecepatan motor tidak terlalu cepat dan tidak pula terlalu lambat karena malam itu cuacapun cerah apalagi keadaan jalan tidak macet, jadi saya bawa santai saja.
sedang enak-enak mengendarai motor, tiba-tiba rasanya motor saya seperti ada yang menarik dari belakang sangat amat kencang sekali (bisa dibayangkan saudara-saudara :p), roda motor yang saat itu sedang melaju seakan tidak bergerak sama sekali, sampai gesekan ban dengan aspal lumayan kenceng terdengar (ngiiiiiiiiiiiiikkkkk, begitulah kira-kira bunyinya), belum lagi suara klakson yang teramat kencang dari mobil yang berada dibelakang saya (hampir ketabrak) karena saya seperti ngerem mendadak.
dagdigdug duaaaarrrr itulah keadaan hati saya saat itu (hhaa lebai), saya coba cek keadaan motor, ehhhh ternyata rantai motor saya putus dan kondisinya rantainya nyangkut ke ban. semakin gelisah keadaan saya karena saat itu sudah pukul 22.00. Motornya mendadak dangdut (upss salah, maksudnya mendadak berhenti) dimajuin ga bisa, dimundurin ga bisa, jadinya ga bisa maju mundur, haduuh panik saya. Saat itu saya berusaha untuk mengangkat motor kearah pinggir karena posisinya berada ditengah, yaa lumayan beratlah.
dalam keadaan motor mati dan tanpa gerakan, saya masih celingak celinguk karena kondisi jalan lumayan gelap, toko-toko sudah pada tutup dan terutama bengkelpun ga ada sama sekali yang buka, bisa dibayangkan saat itu mungkin kalo tempatnya terang bisa terlihat wajah pucat saya saat ketakutan, alhamdulillahnya gelap '________'. saya coba duduk di trotoar jalan, sambil ngeliatin rantai motor yang putus, mungkin karena kondisi panik jadi otak saya ga bisa berfikir jernih dan bahkan ga bisa mikir, hhii. saat itu saya langsung pegang rantai itu dan saya tarik, alhasil semua tangan saya penuh oli (hitam). padahal ga ada gunanya juga saya tarik tuh rantai (saya kira kaya rantai sepeda bisa dibenerin sendiri, hhee). celingak-celinguk, hal yang saya lupakan adalah saya lupa dan tidak kepikiran orang rumah, akhirnya saya langsung sms ayah dan umi saya kalau kondisinya saya sedang sendirian dan rantai putus (dengan nada melas), hhe.
sambil menunggu ayah saya datang, sayapun duduk dipinggir trotor sambil main twitteran (update status, hhee tetep). Hati mah degdegan dan ketakutan karena kondisinya gelap dan sepi sekitar pukul 22.30, tapi sebenernya yang saya takutin bukanlah ada hantu atau apalah sejenisnya tapi yang saya takutin adalah orang jahat alias perampok. pikiran saya ngebayangin hal yang aneh-aneh ada perampok ngedeketin saya, nyuri motor saya, nyuri tas saya, nyuri diri saya, huaaaaahh (apa kata dunia kalau saya diculik, hhaaa).
tentong udah jam 22.45 ayah belum juga dateng, orang-orang sekitar juga pada ga peka ngeliat perempuan duduk sendiri dipinggir jalan (ga ada yang bantuin, :( ), saya coba tenangin hati saya dan terus komat kamit nih mulut (berdoa). Alhamdulillah ayah dateng senang rasanya, langsung si ayah ngeluarin peralatannya (sempet ketawa juga sih ketika dari kantong celananya dikeluarin palu, hhiii). sambil ngotak ngatik motor, ternyata eh ternyata rantainya bukan sekedar putus tapi patah, otomatis harus ada rantai sambungan. akhirnya si ayah nyuruh saya cari bengekel yang buka untuk beli sambungan rantai. saya langsung capcuss cari bengkel, sepanjang jalan saya celingakcelinguk ga nemu bengkel satupun, tiba-tiba disebrang jalan ada toko masih buka seperti bengkel banyak peralatan, hati sayapun tersenyum sedikit lega akhirnya ada bengkel juga. kemudian tanpa turun dari motor, abang-abang penjaga tokonya nyamperin saya,
dia bilang "cari apa mba?
saya "ini bengkel mas ? "
abang-abang "iya, betul mba "
saya "saya mau beli sambungan rantai dong mas, tipe 428, ada ga? "
abang-abangnya ketawa dan dia berkata "iya mba, ini emang betul bengkel, tapi bukan bengkel motor "
saya "terus engkel apa bang? "
abang-abang "bengkel bor "
wkwkkkkkkk kita ketawa bareng-bareng hhaa , "berarti saya salah ya bang, maaf ya "
Akhirnya saya lanjutkan perjalanan saya untuk mencari bengkel, disepanjang jalan ga ada satupun bengkel yag buka, tau ga yang nonstop buka itu apa? WARNET , ya disepanjang jalan warnet banyak banget dan itu buka semua.. hhmmm
perjalanan cukup jauh nyari bengkel, sampai ke stasiun kereta api di depok, akhirnya saya putuskan untuk balik ketempat semula. motorpun ga bisa dibetulkan, akhirnya saya disuruh naik motor yang mogok dan ayah naik motor yang satu lagi,
kata ayah "udah kamu naik ini motor yang mogok, nanti ayah dorong pake kaki "
(bisa dibayangkankan kalo motor mogok terus ditarik pake kaki)
akhirnya dicoba, saya ngerasa ga ada dorongan apa-apa dan dorongan ayah saya tidak ngefek (apa karena saya berat ya, hhaa). dengan tenaga sendiri saya coba dorong motornya biar jalan, lumayan pegel banget, akhirnya saya bilang "yah ini ga ngefek didorong sama ayah, tetep berat motornya".
akhirnya gantian, saat itu ayah saya yang bener-bener dorong motor yang mogok dan saya pake motor yang satu lagi, itu bener-bener didorong pake tenaga sendiri. apalagi pas tanjakan, ayah saya sampe ngos-ngosan karena berat, saya bingung harus berbuat apa. bisa dibayangkan selama perjalanan menuju sawangan, itu semua jalanan posisinya tanjakan semua. huaaahhh salut buat ayah saya yang dorong motor tanpa bantuan apapun pake tenaganya sendiri, sampai sawangan permai, itu luamayan jauh bukan lumayan lagi tapi sangat jauh.
tengtong pukul 01.00 sampai juga di sawangan permai, kata ayah saya di samping pom bensin ada bengkel buka, akhirnya saya tancap gas menuju bengkel dan alhamdulillah sambungan rantai tipe 428 ada hhaaaa, sambil nunggu ayah benerin motor dan nyambung rantainya, saya duduk dan daripada ngantuk saya miainin handphone aja. alhamdulillah motornya bisa dibetulin dan ayah tidak lagi jalan kaki sambil dorong motor, baru sekitar 5 meter dari tempat benerin motor, ehh tiba-tiba rantainya patah lagi, masya Allah. akhirnya saya kebengkel lagi untuk beli sambungan rantai dan Alhamdulillah bisa jga dibenerin tapi kali itu perjalanan menuju rumah dengan kecepatan motor yang sangat pelan sekali untuk menghindari rantai putus lagi, '_____________'.
tengtong pukul 01.45 Alhamdulillah saya sampai juga dirumah, dari jauh keliatan seorang ibu-ibu berdiri didepan rumah, ehh ternyata umi saya yang sejak pukul 22.00 tidak bisa tidur dan menunggu kami, malam itu kita habiskan dengan bercerita yang baru saja saya alami, tidak lama kemudian mata saya sudah sangat lelah dan akhirnya tertidur.. ^_^.
perjalanan malam itu Ayahebat sampai keringat mengucur :( , Alhamdulillah kami masih dilindungi ALLAH dan sampai hari ini kondisi kami tetap sehat cuma sedikit cape dan kelelahan. setelah kejadian ini, jadinya saya punya mimpi ingin mendirikan bengkel 24 jam, hhee
thank's Ayahebat..
AL Masyuq
belajar dari seorang anak kecil
Pagi yang cerah menghantarkanku untuk tetap semangat menuju kota kelahiranku, hari itu aku segera bergegas karena harus mengantarkan tante kecilku pulang dan segera ku siapkan apa yang aku perlukan. hari itu aku putuskan untuk naik kereta api, hhmm lumayan lama menunggu tapi kerta api tak kunjung datang, akhirnya aku memutuskan untuk ke counter (numpang nge-charger hp, hhiii) setelah menunggu sekitar 10 menit sambil menghabiskan cemilan tiba-tiba ada seorang anak menghampiriku kira-kira usianya 7 atau 8 tahun dan dia menyodorkan tangan seraya memberi isyarat padaku bahwa dia ingin meminta seuatu padaku. tanpa pikir panjang aku lansung menawarkan cemilan yang sedang aku makan, hhmmm tapi apa yang terjadi tidak sesuai dengan yang aku pikirkan ternyata anak itu tidak mau dan menggelengkan kepalanya. anak itu tetap menyodorkan tangannya, akhirnya ku keluarkan sesuatu dari sakuku ku beri padanya dan pada akhirnya anak itu pergi. aku hanya tersenyum melihat tingkah unik anak itu.
setelah 20 menit menunggu, akhirnya kereta datang, sebelum naik kereta aku mulai rapi-rapi barang berharga yang aku miliki, saat itu memang tasku sangat tipis sekali, akhirnya aku masukan barang-barang berharga kedalam kantong pelatik dan kemudian handphone tetap aku pegang. seperti biasa kereta tetap menjadi buruan setiap orang hingga terlihat penuh, aku tetap memaksakan untuk menaiki kereta tersebut karena hari sudah semakin siang, ketika sudah sampai didalm kereta, waaahhh lautan manusia bejubel didalam seperti tidak ada space sama sekali hingga aku harus terpisah dengan tante kecilku. saat itu posisi tanganku sedang memegang handphone dan tas, tiba-tiba aku merasakan ada seseorang yang meraba-raba tasku dan mencoba merebut handphone dari tanganku, tanpa pikir panjang aku langsung menyikut orang yang dibelakangku dan mencoba mengangkat tasku kearah depan dan atas. hingga pada akhirnya aku kena omel oleh ibu-ibi karena aku ga bisa diam.. hhuu
setelah 3 menit kejadian itu berlangsung, aku sempat deg-degan dan tidak bercerita apa-apa pada tanteku karena khawatir pencopetnya dengar. aku coba untuk maju kedepan kearah bangku, beberapa stasiun sudah ku lewati keadaan kereta sudah semakin lega sedikit dan aku bergegas memeriksa tasku yang dari tadi tidak aku lihat sama sekali, huaaahhh terkejut ketika aku melihat tasku sudah robek lumayan besar, langsung aku periksa semua barangku dan alhamdulillah masih ada semua hanya chargerku nongol dilubang robekan hhee.
akhirnya aku diberi duduk oleh bapak-bapak dan kemudian aku duduk tapi tanteku masih berdiri, hhee, tiba-tiba ada seseorang yang mencolek tanganku dan menyodorkan tangannya spontan aku langsung melihat, huaahhh ternyata yang mencolek itu adalah anak kecil yang tadi meminta uang kepadaku ketika di counter. sepertinya anak itu tidak sadar kalau dia sudah pernah menghampiriku
aku tersenyum padanya kemudian mengajaknya duduk disampingku dan seraya berkata:"hayoo tadikan udah, ga inget ya?", kemudian dia berkata "emang udah ya ka? tadi emang ngasih berapa?"
aku hanya tersenyum dan menanyakan padanya "emang kamu mau kemana?"
"aku mau ke bogor aja, mau nyapu kereta" jawab anak itu
"kamu sekolah ga?kelas berapa?" tanyaku
tiba-tiba anak tersebut menjawab dengan panjang lebar, hhmm berhenti sejenak dan kemudia dia menjawab "aku kelas dua SD, kak aku mah kalo udah besar nanti mau jadi masinis kereta, nanti keretanya ga boleh terbuka pintunya, pokoknya semuanya harus tertutup dan orang yang naek juga harus sedikit, ga boleh kaya begini (sambil melihat keadaan sekitar yang penuh dan padat). aku mau bahagiain orang tua, sekarang aku mah mau nyapu dulu di kereta bogor biar dapet uang dan aku bisa jadi masinis".
aku tersenyum dan seolah-olah hatiku ingin memeluknya, tidak menyangka anak sekecil itu berusaha untuk mencari uang demi keluarga dan demi mewujudkan cita-citanya menjadi seorang masinis. "amin, mudah-mudahan kamu bisa jadi masinis ya, sekarang belajarnya harus rajin dan ga boleh nakal".
tiba-tiba sampailah kereta menuju tempat pemberhentian dan anak tersebut langsung pamit padaku dan berkata "ati-ati ka dijalan"
ku balas "kamu hati-hati ya"
setelah keluar dari kereta itu, aku berusaha untuk mencari anak tersebut untuk foto bareng,, hhee ternyata dia sudah tidak ada..
bersyukur aku dengan keadaan ku seperti ini, belajar banyak dari kehidupan anak kecil tersebut yang punya cita-cita mulia.
AL Masyuq
Label: al masyuq , anak jalanan , cerita , cerpen
Dalam Kenangan "Sepuluh"
Sungguh waktu berlalu begitu cepat, beranjak tahun ke sepuluh artinya sepuluh tahun pula aku lewati kehidupan ini tanpamu, kehidupan yang teramat berat dan luar biasa..aku rindu pada sosokmu, sosok yang memang patut menjadi inspirasi di setiap jejak langkah kehidupanku.. walau aku belum sepenuhnya mengenalmu bahkan hanya separuh dari usiaku, tapi yakinlah aku sangat mencintaimu melebihi dirimu mencintaiku dan yakinlah aku sangat menyayangimu melebihi engkau menyayangiku.. Insya Allah :)
memang engkau adalah sosok yang aku rindukan, engkau yang mengajarkan aku mengenal Tuhan, engkau yang mengajarkan aku mengenal diriku sendiri, engkau yang mengusap lembut hatiku, engkau yang menegur kesalahanku dengan caramu sendiri hingga membuat aku cepat tersadar akan kesalahanku, dan engkau pula yang mengajarkan aku arti kesabaran..
sosokmu memang pantas ditiru dan menjadi bagian dari kehidupanku, aku tau dan sadar derap langkah hidupmu yang teramat berat dan penuh ujian hingga pada akhirnya engkau kuat dan ikhlas menghadapi itu semua memang patut aku teladani, kerja kerasmu yang luar biasa melawan arus serta terjangan ombak walau dalam keterbatasan.. karena memang engkau yang aku banggakan..
setiap malam aku selalu menanti taburan bintang dilangit dan menunjuk satu bintang bercahaya, itu adalah simbol kerinduanku yang aku berharap engkaupun merindukanku.. disini disudut malam aku selalu merindukanmu.. disetiap lantunan doa yang aku panjatkan tak pernah lepas untukmu dan ku sebut namamu, ini sebagai obat kerinduanku dan berharap Allah mendekapmu dengan erat..aku berusaha meniru cara hidupmu yang penuh kesederhanaan dan pantang mundur kebelakang, tapi aku belum bisa sepenuhnya sepertimu yang memang totalitas penuh ikhlas dalam meraba kehidupan ini.. dirimu adalah bagian dari hidupku dan begitu pula dengan diriku adalah bagian dari hidupmu.. karena aku ingin sepertimu yang memiliki keteduhan hati..
Insya Allah suatu hari nanti aku akan membuatmu bangga terhadapku, suatu hari nanti aku akan membuatmu tersenyum melihatku, dan suatu hari nanti aku akan mengenalkan kepadamu seseorang yang akan menggenapkan separuh agamaku serta akan menceritakan sosok dirimu yang luar biasa..
Sorot mataku tajam, memandang sosok dirimu dan sketsa wajahmu..
Rintikan air mata mengalir, karena kerinduan ini, teringat semua kenangan itu..
Tak tersentuh lagi olehku dan tak akn pernah tersentuh..
Aku rindu sosokmu yg mengajarkan aku mengenal Tuhanku..
Aku rindu sosokmu yang memarahiku ketika aku salah karena sayangnya dirimu padaku..
Aku rindu sosokmu yang selalu bertanya tentang kehidupan padaku..
Aku rindu wajah keikhlasan dan kesabaran yang menjadi peneduh batinku..
Aku belum sempat mengenal tentang hidupmu lebih banyak lagi,
Maaf tak banyak yang bisa kuberi untuk hidupmu, walau aku sadar kau banyak berharap padaku..
Separuh jiwaku mungkin telah hilang, Inspirasi Dan telaga hidupku..
Tak akan pernah ada yang tergantikan..
Yang tersisa hanya potret kehidupanmu..
Yang melekat utuh dijiwaku..
Sketsa wajahmu yang membangkitkan aku ketika ku terjatuh,.
Sampai bertemu ditempat yg Allah janjikan..
Dengan senyuman kita akan dipertemukan..
Rintikan air mata mengalir, karena kerinduan ini, teringat semua kenangan itu..
Tak tersentuh lagi olehku dan tak akn pernah tersentuh..
Aku rindu sosokmu yg mengajarkan aku mengenal Tuhanku..
Aku rindu sosokmu yang memarahiku ketika aku salah karena sayangnya dirimu padaku..
Aku rindu sosokmu yang selalu bertanya tentang kehidupan padaku..
Aku rindu wajah keikhlasan dan kesabaran yang menjadi peneduh batinku..
Aku belum sempat mengenal tentang hidupmu lebih banyak lagi,
Maaf tak banyak yang bisa kuberi untuk hidupmu, walau aku sadar kau banyak berharap padaku..
Separuh jiwaku mungkin telah hilang, Inspirasi Dan telaga hidupku..
Tak akan pernah ada yang tergantikan..
Yang tersisa hanya potret kehidupanmu..
Yang melekat utuh dijiwaku..
Sketsa wajahmu yang membangkitkan aku ketika ku terjatuh,.
Sampai bertemu ditempat yg Allah janjikan..
Dengan senyuman kita akan dipertemukan..
semoga Allah senantiasa mendengar doa-doa yang ku lantunkan dalam setiap sujudku..
ini air mata kerinduaku..
miss u..
AL Masyuq
