Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu

Atas wujud lain sebuah keindahan, muncul dengan nama Kebahagiaan..
Tampilkan postingan dengan label resume. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resume. Tampilkan semua postingan

Menuju Kemenangan Dakwah Kampus

Dakwah kampus memang memiliki kekhasannya sendiri dari dakwah-dakwah pada segmen lainnya. Ia identik dengan idealisme, semangat, dan jiwa muda. Dakwah kampus juga menjadi basis penyuplai kader. Dari dakwah kampus lahirlah kader-kader yang kemudian menjadi tulang punggung dakwah. Banyak qiyadah yang dihasilkan dari sana. Tidak salah jika kemudian dakwah kampus disebut sebagai primadona.

Buku Menuju Kemenangan Dakwah Kampus  ini mengajak kita untuk menggapai kemenangan dakwah kampus dalam maknanya yang lebih luas. Yakni kemenangan dakwah kampus yang secara fisik terwujud dalam dua hal besar, yaitu terwujudnya masyarakat kampus madani sejahtera dan terciptanya pemerintahan kampus yang adil dan berdaulat. Masyarakat kampus madani yang dimaksud di sini adalah masyarakat kampus yang hidup dalam nilai-nilai Islam. Sementara pemerintahan kampus yang berdaulat berarti pemerintahan kampus yang menerapkan nilai-nilai Islam dengan identitas demokratis-aspiratif, kreatif dan berdaya, yang melekat padanya. Pemerintahan kampus di sini bukan sebatas pemerintahan mahasiswa, tetapi juga birokrasi kampusnya.

Untuk mencapai kemenangan dakwah kampus ini, diperlukan enam kerangka strategis yang merupakan format dakwah kampus masa depan: dakwah prestatif, creative majority, dakwah kaya, ketokohan sosial, kepemimpinan sejati, dan maskimalisasi peran mujahidah dakwah kampus.

Dakwah prestatif artinya dakwah kampus harus menjadi rahim bagi karya-karya besar. Dakwah kampus harus menjadi basis prestasi. Creative Majority berarti dakwah kampus harus memiliki kapabilitas dalam dua hal sekaligus; kualitas dan kuantitas. Kadernya banyak dan tangguh. Berawal dari kader-kader yang kreatif, inovatif, dan pandai berstrategi.

Dakwah Kaya maksudnya dakwah kampus menjadi benar-benar kaya dalam 10 hal: kaya hati, kaya akhlak, kaya ilmu, kaya materi, kaya kader, kaya visi dan cita-cita, kaya ide dan gagasan, kaya strategi dan rekayasa, kaya hubungan dan jaringan, serta kaya amal.

Ketokohan sosial dalam konteks menuju kemenangan dakwah kampus berarti menabur kiprah terbaik (KT) di tengah-tengah umat sekaligus membangun kepercayaan atau pengakuan umat terhadap kapasitas DK (Kp). Ketokohan Sosial (KS) menjadi semakin besar saat KT dan Kp meningkat nilainya.

Kepemimpinan Sejati artinya DK harus melahirkan para pemimpin sejak di dunia kampus yang efektif dan kuat.

Maksimalisasi Kiprah Mujahidah DK. Hampir semua LDK telah memiliki departemen keputrian atau sejenisnya. Yang diperlukan adalah bagaimana memaksimalkan para mujahidah dakwah kampus ini sehingga dakwah kepada muslimah yang jumlahnya lebih besar menjadi efektif.

Enam kerangka strategis dakwah kampus ini bisa dicapai dengan terlebih dahulu melakukan perbaikan internal dakwah kampus melalui dua tahap, yaitu

Tahap I bersifat umum yang harus dilaksanakan pada sluruh cakupan dan tataran. Yakni meliputi: kembali kepada ashalah dakwah kampus, menghapus trauma persepsi, dan berkomitmen dengan sikap terbaik.

Tahap II berada pada tataran kebijakan, bersifat khusus, dan dilaksanakan oleh qiyadah. Ia terdiri atas; membuka kran komunikasi dan informasi serta memunculkan kepemimpinan baru.   

Resume dan Analisis Fiqih DAKWAH

Fiqih Dakwah
Jum'ah Amin Abdul Aziz

Dakwah adalah sebuah aktivitas yang terutama bersentuhan dengan manusia dan kemanusiaan. Seringkali ia menyajikan kepada pelakunya serangkaian permasalahan yang pelik dan rumit, serumit kemanusiaan itu sendiri. Oleh karenanya dibutuhkan dai yang berwawasan luas dan memiliki pemahaman yang dalam akan berbagai perangkat yang dibutuhkan; perangkat lunak maupun perangkat kerasnya.

Dakwah berorientasi pembangunan dan perbaikan masyarakat. Namun seringkali karena kedangkalan wawasan dainya- ia tidak berhasil memberikan kontribusi apapun, tidak juga perwujudan maslahat yang riil. Bahkan terkadang keberadaannya justru memperkeruh suasana dan merusak tatanan masyarakat. Dalam kondisi seperti itu kita jumpai orang menolak dakwah bukan karena benar-benar ingkar, tapi semata karena buruknya akhlak sang dai, atau dangkalnya pengetahuan dia tentang kaidah-kaidah dakwah.

Defini Dakwah di tinjau dari bahasa dan istilah..
An nida artinya memanggil..
Ad-du’a ila syai’I artinya menyeru..
Ad-dakwah ila qodhiyah artinya menegaskan atau membelanya..
Berdoa suatu usaha berupa perkataan atau perbuatan untuk menarik manusia ke suatu aliran atau agama tertentu memohon dan meminta.

Dakwah yang kita maksudkan disini..
Dakwah yang kita inginkan dan yang wajib bagi kaum muslimin untuk melaksanakannya adalah dakwah yang bertujuan untuk beorientasi pada:
1.  Membangun masyarakat islam, sebagaimana para rasul Allah, yang memulai dakwahnya dikalangan masyarakat jahiliyah.Mereka mengajak manusia untuk memeluk agama Allah, menyampaikan wahyu-Nya kepada kaumnya, dan memperingatkan mereka dari syirik.
2. Dakwah dengan melakukan perbaikan pada masyarakat islam yang terkena musibah. Seperti penyimpangan dan berbagai kemungkaran, serta pengabaian masyarakat tersebut terhadap segala kewajiban.
3. Memelihara kelangsungan dakwah dikalangan masyarakat yang telah berpegang pada kebenaran, melalui pengajaran secara terus-menurus, pengingatan, penyucian jiwa dan pendidikan.

Dakwah adalah kewajiban secara syar'i..
dakwah adalah kewajiban yang syar'i, dibenarkan dan dibuktikan dengan adanya firman-firman Allah..

Firman Allah “dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar;merekalah orang-orang yang beruntung” (Ali Imran:104)

Firman Allah “ sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk setelah kami menerangkanya kepada manusia dalam alkitab,maka ia di laknati Allah dan di laknati oleh semua makhluk yang dapat melaknati….
(Albaqoroh 159-160)

Firman Allah “mengapa orang-orang alim dan pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka dari mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram?sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan itu “ (Al-Maidah: 63)
Firman Allah “hai orang-orang yang beriman,jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi madharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk.hanya kepada Allah kamu kembali semuanya,maka dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan “(Al-Maidah; 105)

Firman Allah “ demi masa.sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran

Keutamaan Dakwah..
Keutamaan dalam dakwah dalam firman Allah :
firman Allah “ siapakah yang lebih baik daripada orang yang menyeru kepada Allah,mengerjakan amal sholeh dan berkata, ‘sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri,” (fushilat:33)

Hadis “ barang siapa menunjukan kepada kebaikan,ia berhak memperoleh pahala sebagaimana pahala orang pahala sebagaimana pahala orang yang melakukannya (HR.Muslim)

Karakter Dakwah kita..
1. Rabbaniyah,artinya bersumber dari wahyu Allah
2. Wasathiyah,artinya tengah-tengah atau tawazun (seimbang)
3. Ijabiyah,artinya positif dalam memandang alam,manusia,dan kehidupan
4. Waqi’iyah,artinya realistis dalam memperlakukan individu dan masyarakat
5. Akhlakiyah,artinya sarat dengan nilai kebenaran,baik dalam sarana maupun tujuan
6. Alamiyah,bersifat mendunia
7. Syuriyah,berpijak di atas prinsip musyawarah dalam menemukan segala sesuatunya
8. Syumuliah,artinya utuh dan menyeluruh dalam manhajnya
9. Jihadiyah,artinya terus memerangi siapa saja yang berani menghalang-halangi islam
10. Salafiyah,artinya menjaga orisinilitas dalam pemahaman dan akidah

Adapun metode- metode dakwah yang harus dilakukan oleh seorang Da'i adalah sebagai berikut :
1. Penyampaian yang baik
2. Keindahan uslub
3. Targhib (member rangsangan) dalam kebenaran
4. Mempergunakan kebijaksanaan dan nasihat yang baik
5. Bantahan dengan cara yang lebih baik
6. Mempertimbangkan situasi dan kondisi
7. Penggunaan sarana publikasi dan informasi yang paling modern

"seorang da'i harus paham dan mengetahui tentang apa yang ia lakukan dan ia kerjakan untuk dakwah ini."

Faktor-Faktor Keberhasilan Dakwah..
Dakwah kita memiliki nilai-nilai yang luhur dan pemahamannya yang asli serta risalahnya yang abadi. Dakwah membutuhkan seorang dai yang sanggup memikul amanah dan berbagai masalah yang harus direalisir, agar dakwah ini sukses serta sampai pada tujuannya yang mulia.
Faktor-faktor pendukung keberhasilan dakwah adalah sebagai berikut :
1. Pemahaman yang mendalam
2. Keimanan yang kuat
3. Kecintaan yang kukuh
4. kesadaran yang sempurna
5. kerja yang kotinue

Pilar-Pilar Dakwah Kami..
Banyak orang-orang sekuler yang menertawakan kita ketika mereka anggapan mereka tentang dakwah ini bahwa pilar-pilar kedaulatan kita ini tergambar dalam slogan “ Satu tanah air, Satu nusa, Satu bangsa,dan satu kepentingan yang sama”.
Pernah datang suatu masa ketika seorang muslim berjalan dari Andalusia ke afrika utara, mesir, syam, dan irak, bahkan kenegara jauh seperti cina dan india, tanpa ada perasaan takut dan terasing. Dimana saja ia berada pasti ada yang menyebut asma Allah.

Sifat-Sifat Da'i..
Sifat - sifat yang dimiliki seorang da’i adalah ia dapat mendakwahi keluarga dekatnya, dapat pula menasehati orang-orang yang dikenal dari umat islam. Ia menjadikan Rasulullah sebagai teladan, bijaksana dalam dakwahnya, ihsan dalam menasehatinya, dan bermujahadah dengan cara yang lebih baik, maka dakwah bil haq itu lebih baik dan berpengaruh daripada dakwah bil maqal.

Wahai Da’i, bersikaplah lemah lembut kepada semua orang, Sesungguhnya termasuk keburukan seorang da’i adalah apabila ia memberatkan manusia, seakan dia melihat mereka dengan pengelihatan yang hina, atau dengan pandangan yang sombong, dan merasa paling tinggi.

Wahai Da'i bersifatlah penyantun, Sesungguhnya sifat penyantunnya itu merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda kerasulan Rasulullah, sifat penyantunnya mendahului ketidaktahuannya, dan ketidaktahuannya yang sangat itu tidak menambahinya kecuali semakin bersikap penyantunnya.

Sikap Da'i dalam Masyarakat..
Da'i tidak boleh terhina oleh kemauan mereka (Masyarakat), hanya karena ingin menarik mereka kedalam dakwah.terkadang hanya karena tujuan saja, seorang dai tidak hanya mengubah sebagian norma dan tradisi islam saja, bahkan sampai mengubah prinsip akidah bahkan system islam.

Syarat - Syarat melawan Kemungkaran..
1. Pastikan yang kita hadapi adalah benar-benar kemungkaran
2. Hendaknya kemungkaran yang tampak bukan suatu kesalahan yang dicari-cari
3. Hendaknya kemungkaran itu diketahui tanpa ijtihad

Allahualam..
di Bumi Allah yang penuh Rahmat..

ALMasyuq

menurut anda apakah blog ini bermanfaat?

Blog Writing Competition 2015

Blog Writing Competition 2015

Blog Writing Competition 2015
Kompetisi Blog Summarecon

Pojok Pulsa

Lomba Blog Pojok Pulsa 2015

Smartfren 4G LTE Advanced

Search

"Liawati Anakumi"

Foto saya
Depok, Jawa Barat, Indonesia
seorang anak yang dibesarkan oleh orangtua yang luar biasa, memiliki cita-cita menjadi sholehah, berusaha menjadi diriku dengan segala kekuranganku dan menjadi diriku dengan segala kelebihanku, pembelajar yang terus mau belajar.. sanguinis dan plegmatis personal.. bagiku sastra adalah bagian dari kehidupan, dengan satu aksara aku bisa menjadi lebih memaknai dunia.. Teacher senior high

My Life

Bukan manusia yang sempurna, tapi berusaha menjadi yang terbaik diantara yang terbaik..

Sangat ingin menggeluti profesi dibidang pendidikan menjadi seorang guru dan konselor yang bermanfaat untuk orang lain dan menjadi pendengar yang baik..

Sangat ingin menggeluti profesi dibidang sastra menulis dan membaca, karena dengan menulis dan membaca dapat merubah dan menaklukan dunia dan isinya..

Memiliki impian yang mustahil terwujud menjadi seorang wartawan (hihiii)..


Special Word

"Ketika Cinta belum dipertemukan biarkanlah cinta berekspresi menjadi sebuah keshalehan"

"maka Nikmat Tuhan yang manakah yang dapat aku dustakan?"

"semua akan indah pada waktuNya"

ya Muhaimin

AL Masyuq


liawatianakumi. Diberdayakan oleh Blogger.