Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu

Atas wujud lain sebuah keindahan, muncul dengan nama Kebahagiaan..

Pilihan Hidup

Berbisik dalam hati,
Ada ragu dan pertentangan,
Entah harus sampai kapan..
Meringis menangis,
Mengadu menderu..

Ini konsekuensi terhadap pilihanku,
Ya pilihan masa depanku!!!
Aku yang memilih ini, berarti aku harus kuat menghadapi..

Bumi Allah yang penuh Rahmat,
Liawati Anakumi..

Ini Rasaku..

Allah,
Ini rasaku, kucurahkan padaMu saja ya..

Setiap malam kadang aku menangis, ya aku menangis!!!

Bukan karena ada yang kurang dalam diriku, bukan juga karena hal-hal lain yang menyakitiku, tapi ini karena "mereka" ya mereka yang ku sayang karenaMu..

Celotehan mereka saat mengadu padaku, terkadang membuat hati kecilku bergetar seolah berkata "kalian harus kuat dengan ini".

Celotehan mereka saat mengadu padaku, membuat air mataku tak tertahankan.

Dibalik sisi keceriaan mereka ternyata tersimpan sejuta cerita dalam hidupnya, rasanya ingin ku peluk erat tubuhnya dan membisikan ditelinganya "Ibu akan selalu ada disisimu untuk menguatkanmu dan menjadi teman untuk menumpahkan segala rasamu".

Memang benar hal tersulit yang dialami oleh seorang guru bimbingan dan konseling seperti saya ini adalah menahan air mata dikala orang yang bercerita pada saya menangis, rasanya air mata saya ikut tumpah ruah. Terlalu cengeng hidup saya..

Kisah hidup mereka menjadi pembelajaran untuk hidup saya, tentu cerita unik mereka tetap melekat dimemori otak saya..

Berusaha untuk membuat mereka nyaman, senyaman-nyamannya..
Love you my student..

Bumi Allah,
Liawati Anakumi

Kerinduan tak bertepi

Ketika jarak terasa jauh..
Ketika mata tak lagi bertatap..
Ketika kata-kata tak lagi terdengar..
Maka, saatnya kita mulai belajar..
Bahwa ikatan ini tak terbatas jarak,waktu, bahkan kata-kata..
Bahwa hati akan selalu mngingatmu yang kutemukan di jalan ini..
Maka brsabarlah dan tetap berjuang!
Karena kita bertemu karena Allah dan juga berpisah karenaNya..
Maka pertemuan kita kembali juga karena izinNya..
Untuk kerinduan yang tak bertepi..


Bumi Allah,
-liawatianakumi-

23 Tahun

23 adalah angka istimewa, semoga bisa menjadi istimewa juga untuk diriku yang saat ini sudah genap beranjak 23 Tahun.

Ku genggam kedua telapak tangan dan ku angkat perlahan, seraya memohon keberkahan pada Sang Maha Pencipta.

Wahai Dzat yang Maha Bijaksana, tak hentinya Engkau limpahkan rahmatMu untuk hidupku. Engkau hadirkan orang-orang luar biasa disisiku untuk menemani perjalanan hidup..

Wahai Allah,
Engkau telah sampaikan aku pada usia kedewasaan semoga aku bisa menjadi manusia yang khusyuq dan tawadu dalam taat kepadaMu..

Wahai Dzat yang Maha Penyayang, jadikanlah aku manusia yang pandai mengambil hikmah atas perjalanan hidup yang kutempuh..

Aku sadar betul, bertambahnya usia berarti semakin berkurang pula jatah hidupku. Entah sampai batas mana Engkau memberi kesempatan padaku untuk bernafas, tapi aku yakin Engkau senantiasa memberikan keberkahan untuk hidupku..

Wahai Allah,
Dihari kelahiranku, aku selalu ingat dengan perjuangan 'mereka'. Mereka yang luar biasa yaitu ayah dan ibuku.. Saat nyawa menjadi taruhan hidup dan saat tenaga harus dikorbankan.. Dan aku berharap Engkau memberikan syurga untuknya..

Wahai Allah,
Terima kasih Engkau telah mengizinkanku melihat dunia, Engkau telah memberiku kesempatan merasakan indahnya hidup, Engkau pula yang memberiku keluarga yang senantiasa menyayangiku setiap waktu..

Semoga diusia 23, menjadi perjalanan hidup yang luar biasa serta mendapatkan kejutan terindah dariMu..
Kusisipkan doa-doa khusus kepadaMu, semoga malaikat ikut mengamini dan Engkau mengabulkan.. Aamiin

Terima kasih ya Allah atas nikmat ini..

Bumi Allah,
-liawatianakumi-


#gadiskecilku

Kumpulan tweet untuk #gadiskecilku yang jauh disana..

@liawatianakumi: Rindu dengan celotehan #gadiskecilku yang sudah beranjak remaja..

@liawatianakumi: Rindu dengan sapaan lembutnya, hei #gadiskecilku where are you?

@liawatianakumi: saat dia mengadu atas gundahnya, kadang akupun ikut berlinang air mata.. #gadiskecilku

@liawatianakumi: Biarkan ceritamu tersimpan rapi dalam memori otakku #gadiskecilku

@liawatianakumi: Aku ingat betul saat kau menangis mengadu tentang lukamu.. #gadiskecilku

@liawatianakumi: Dan akupun ingat betul saat kau tersenyum bahagia atas bahagianya hidup.. #gadiskecilku

@liawatianakumi: Semua ada masanya dan pasti akan berubah.. #gadiskecilku

@liawatianakumi: Pasti perlahan semua akan berlalu dan kembali pada jalan hidup masing-masing, hanya sebait doa yg terselip untukmu #gadiskecilku

@liawatianakumi: Jaga dia, kutitipkan padaMu ya Allah saat ragaku sudah tak mampu menggenggam erat tangan #gadiskecilku

@liawatianakumi: Aku akan menepati janjiku padanya, meski hanya mampu menjaga dari kejauhan.. #gadiskecilku

@liawatianakumi: Tak pernah ada sedikitpun yang berubah, hanya waktu yang mampu ungkap ini semua #gadiskecilku

@liawatianakumi: Jalanilah hidupmu dengan keindahan, cukup bagiku melihatmu tersenyum atas kebahagiaanmu #gadiskecilku

@liawatianakumi: Kubuka kembali lembaran kata yang pernah kau tulis tentang kita, dan kini berkacalah kelopak mataku.. #gadiskecilku

@liawatianakumi: Semoga malam ini Allah mendekapmu erat dan malaikat menjagamu ketat serta selalu memberikan yang terbaik untuk hidupmu.. #gadiskecilku

@liawatianakumi: Kadang kita tidak sadar apakah kita ditinggalkan ataupun meninggalkan,namun cukup bagiku namamu sudah terukir jelas dihidupku #gadiskecilku

Spesial untuk #gadiskecilku karena malam ini aku sungguh merindukan keberadaanmu..

Entah ada ketidakrelaan ketika melihat "sesuatu" yang berubah dalam dirimu, ah semoga ini hanya pikiranku saja.. Cukup bagiku melihatmu tersenyum bahagia atas pilihan hidupmu..

-aku yang merindukanmu-

Lianakumi
Bumi Allah

Doa terbaik untuk Nenek

Maha Suci Allah yang telah menganugerahkan seisi langit dan bumi untuk setiap hambaNya..

Segala Puji Bagi Allah, atas Nikmat iman, nikmat ukhuwah, nikmat islam, nikmat rizky, dan yang terpenting adalah nikmat sehat..
-------------------------------------------

Berbicara tentang sehat, siapa sih orang didunia ini yang tidak mau sehat?! Tentu dengan tegas, semua orang akan menjawab 'saya mau sehat'. Ya, karena kesehatan adalah salah satu nikmat terbesar yang wajib kita syukuri.. Saya jadi teringat dengan salah satu lirik nasyid dari Edcoustic  dalam lagunya yang berjudul Muhasabah Cinta "Tuhan, baru kusadar indahnya nikmat sehat itu, tak pandai aku bersyukur, kini kuharapkan cintaMu". Nah, ini dia sifat dari manusia, terkadang ketika dalam kondisi sehat sangat jarang bersyukyur dan  jika sudah terbaring lemah tak berdaya, baru deh langsung berfikir bahwa "sehat itu nikmat" iya gak sih??!!. Mungkin saya aja kali ya, yang jarang banget bersyukur atas nikmat sehat. Astagfirullah.

Enywey, Saya jadi teringat dengan kondisi nenek saya yang saat ini sedang terbaring lemah alias sakit. Sepertinya jika dihitung, nenek sakit sudah hampir sekitar 2 bulan [lama juga ya]. Sekitar duaminggu lalu, saya berkunjung ke rumah nenek didaerah Cibatok Bogor bersama umi dan adek saya, kebetulan ayah sedang ada urusan jadi absen dulu gak ikut ke Bogor. Minggu pagi saya segera meluncur menuju Cibatok [daerah Gunung Bunder, yang suka camping pasti tau lokasi ini^^] dengan Jojo alias MioHijau. Sedikit nekad sih ya karena kebetulan saya belum punya SIM alias Surat Izin Menikah *eh maksudnya Mengemudi ^^ jadi khawatir aja jika dijalan disapa polisi [ditilang_red]*gemeter. Bersama miohijau yang ditumpangi tigaorang yang lumayan gendut alias berat [saya, umi, dan ica] dengan bismillah akhirnya sampe juga ditempat tujuan, meskipun bada geretek alias pararegel.

Sesampainya didepan pintu rumah nenek, akhirnya saya melihat nenek saya terbaring dikasur sedang tidur sendirian. Orang-orang dirumah sedang berada diluar rumah [ada yang kerja juga]. Memang terlihat lebih kurus dari sebelumnya, dengan kondisi wajah yang pucat tapi Alhamdulillah sudah bisa bangun dan ngobrol bersama saya. Sejak saat itu kondisinyasudah membaik dan bahkan jauh lebih baik. Intinya kondisi nenek saat itu sudah semakin baik dan sudah bisa makan.. *alhamdulillah
--------------------------

Duaminggu kemudian berlalu, tepatnya hari sabtu kemaren tantekecil saya [adiknya umi saya] sms dan mengabarkan bahwa nenek kondisinya lebih parah dari sebelumnya. Mungkin bisa dibilang sudah sangat drop, sudah susah untuk bangun sendiri, makan harus disuapin tapi kadang gak mau makan. Ternyata nenek sempet dirawat di Rumah Sakit beberapa hari. Setelah saya kabarkan pada umi saya, bahwa kondisi nenek drop lagi maka minggu pagi kemi sekeluarga bergegas untuk pulang kekampung halaman [lagi]. Kali ini ayah dan kakak ipar saya ikut tapi abang saya tidak ikut karena harus  tugas ke Bandung. Jadilah kami berlima berangkat dengan dua motor [ayah, umi, dan nisa satu motor sedangkan saya dan kaka ipar satu motor]. Maunya sih pake mobil tapi sayang saya belum punya mobil hahha jadi tetep istiqomah menggunakan motor ^^.

Dan memang benar kondisi saat ini lebih tak berdaya dibanding sebelumnya. Tergeletak lemas diatas kasur, mata tertutup, wajah pucat, badan kurus, sudah sulit untuk makan, sudah tak sadar, tak kenal orang-orang sekitar meskipun kadang kenal, bibirnya terus berucap tentang orang-orang yang sudah meninggal [orang-orang yang sudah meninggal semua dipanggil dan disebut]. Intinya lebih drop dibanding sebelumnya. Saya lemas dan harus menitikan air mata melihat nenek saya dalam kondisi seperti itu, nenek terbilang muda karena usianya masih sekitar 56tahunan *kalo gak salah*. Baru saja duaminggu yang lalu bisa ngobrol dengan beliau meskipun dalam kondisi sakit dan baru saja tertawa bareng beliau saat saya diwisuda 24 maret lalu, saat itu kondisinya sehat bugar.

Sebenarnya hal yang bikin sedih adalah ketika nenek menggenggam tangan saya dan berucap "Alhamdulillah kalau udah kerja sekarang, semoga cepet dapet jodoh yang baik dan sayang keluarga, biar sukses" *sudah ditranslet menggunakan kamus basa sunda - bahasa indonesia* [dengan suara terbata-bata dan mata menutup, Alhamdulillah saat itu kondisinya sedang sadar].

Semoga Allah senantiasa melindunginya, menjaganya, menggugurkan segala dosanya, mendekap erat, menguatkannya, memberikan obat terbaik untuknya, mensehatkan kembali jiwa dan raganya. Doa terbaik untuk nenek yang sedang disayang Allah saat  ini. Semoga kuat, ikhlas dan sabar.

Tidak ada yang tahu tentang kondisi hidup, semua tergantung Allah yang mengatur.
ya, memang lagi-lagi kita harus terus bersyukur atas nikmat sehat hari ini. Bersyukur ketika sehat sebelum sakit, bersyukur ketika lapang sebelum sempit, bersyukur ketika hidup sebelum hati.

Mohon doanya dari temen-temen blogger, semoga Allah mengangkat segala penyakitnya..
terima kasih

-Liawati  Anakumi-

Jalan Cinta

| Semua resah hati manusiamu | Untuk membagi kisah atas nama cinta | Derai air mata di setiap sujudmu | Seperti tak pernah cukup untuk menjagaku | Jangan butakan hati menjadi cinta yang semu, cinta yang semu |

| Kau hembuskan ayat-ayat cinta untukku | Di sela doa dalam malam-malam yang sunyi | Ampun yang engkau pinta dalam semua keraguan yang telah meliputi jiwamu | Semoga akan membawa cintamu | Pada diriku dalam jalan dan ridho-Nya | Jangan butakan hati menjadi cinta yang semu, cinta yang semu |

| Kau hembuskan ayat-ayat cinta untukku | Di tengah terik matahari dan dinginnya malam | Kau panjatkan ayat-ayat cinta pada-Nya | Melindungi dan menjaga kisah cinta kita |

--------
Lirik lagu Jalan cinta yang dipopulerkan oleh sherina munaf..

-Liawati Anakumi-

Aksara cinta

Dalam cinta selalu ada pengorbanan dan air mata, karena cinta adalah kekuatan tertinggi yang dimiliki hati.

Cinta adalah rangkaian aksara yang sangat mudah dieja dan dibaca namun sulit untuk dipahami keberadaannya..

Cinta hadir tanpa basa-basi, cinta hadir tanpa syarat, dan cinta hadir tanpa permisi. Ia merasuk kedalam tempat terdalam yang bernama hati kemudian berubah wujud menjadi kekuatan sejati..

Karena sejatinya cinta bukan membuat lemah dan tak berdaya tapi cinta adalah wujud nyata dari sebuah fitrah manusia..

Bangun cinta lebih baik dari jatuh cinta, karena cinta menguatkan bukan melemahkan. Karena cinta membangunkan bukan menjatuhkan..

Kesejatian cinta menjelma menjadi sebuah pengorbanan dan kekuatan..

Cukup bagiku lantunan doa tentang jingga yang menoreh senja..

-Liawati Anakumi-

Jeram-Jeram Cinta

Jeram-jeram cinta adalah salah satu karya sastra dari agita-dreamer, karyanya sangat indah dibalut dengan kata-kata berlafaskan cinta..
--------------------

Telah kulalui jalan ini
tempat denting hati merangkak sunyi
lautan jarak yang padamkan jumpa
sakit di dadaku seakan senja penuh kabut lara

jeram jeram cintamu
merintang semua mayaku
menyeretku pada hujan dan badai tak terselami

biru warnai pikiranku
merah cintaku terbingkis indah dalam ragu
engkau telah demikian jauh menempuh jarak
pulas rasamu seakan mengetuk kasihku
memaafkan rindu yang selalu cemburu
bilakah adamu hanya menatap ke sungai aliran rima cintaku
dalam liku jeram yang kuarungi
dan kau seberangi
bak sekuntum putik putik mimpi di belantara hati.

*imaji*

jakarta, 190612
-----------------

Copas dari sini

-Liawati Anakumi-

Bertemu orang-orang hebat

Tengtongtengtong..
Yang empunya blog nongol lagi ^^. setelah dua minggu hilang dari peradaban, ternyata tangan tetep gatel yak pengen banget nulis hehe..

Sebenernya pengen banget berbagi banyak cerita tapi bingung mau mulai dari mana. Hhmm selama duaminggu ini banyak banget nikmat Allah yang datang pada saya, huaahhh Alhamdulillah *sujudsyukur..

Setelah postingan yang lalu-lalu bercerita tentang perjuangan untuk mendapatkan 'sesuatu' dan alhamdulillah sekarang 'sesuatu' itu sudah dapat saya raih *sujudsyukurlagi tentunya ini semua karena takdirNya dan pertolonganNya..

Saya sangat yakin, skenarioNya sangat indah dan saya bisa merasakan itu!!
Allah memang sangat Maha Baik, memberikan apa yang setiap hambaNya butuhkan..

Alhamdulillah, saat ini bisa bertemu, berkumpul, berdiskusi, berbagi, bekerjasama dengan orang-orang hebat dan luar biasa!! Semoga bisa nular kehebatan mereka pada saya hehehe *ngarep ^^.

Terima kasih ya Allah,

Sekian dulu sekilas inpohnya..
Assalamualaikum
Bye bye

-Liawati Anakumi-

menurut anda apakah blog ini bermanfaat?

Blog Writing Competition 2015

Blog Writing Competition 2015

Blog Writing Competition 2015
Kompetisi Blog Summarecon

Pojok Pulsa

Lomba Blog Pojok Pulsa 2015

Smartfren 4G LTE Advanced

Search

"Liawati Anakumi"

Foto saya
Depok, Jawa Barat, Indonesia
seorang anak yang dibesarkan oleh orangtua yang luar biasa, memiliki cita-cita menjadi sholehah, berusaha menjadi diriku dengan segala kekuranganku dan menjadi diriku dengan segala kelebihanku, pembelajar yang terus mau belajar.. sanguinis dan plegmatis personal.. bagiku sastra adalah bagian dari kehidupan, dengan satu aksara aku bisa menjadi lebih memaknai dunia.. Teacher senior high

My Life

Bukan manusia yang sempurna, tapi berusaha menjadi yang terbaik diantara yang terbaik..

Sangat ingin menggeluti profesi dibidang pendidikan menjadi seorang guru dan konselor yang bermanfaat untuk orang lain dan menjadi pendengar yang baik..

Sangat ingin menggeluti profesi dibidang sastra menulis dan membaca, karena dengan menulis dan membaca dapat merubah dan menaklukan dunia dan isinya..

Memiliki impian yang mustahil terwujud menjadi seorang wartawan (hihiii)..


Special Word

"Ketika Cinta belum dipertemukan biarkanlah cinta berekspresi menjadi sebuah keshalehan"

"maka Nikmat Tuhan yang manakah yang dapat aku dustakan?"

"semua akan indah pada waktuNya"

ya Muhaimin

AL Masyuq


liawatianakumi. Diberdayakan oleh Blogger.