Aku tdak berharap menjadi orang yang terbaik untukmu, karena itu merupakan permintaan yang terlalu besar bagiku..
Aku hanya berharap suatu saat jika nanti kau melihatku lagi, kau akan tersenyum dan berkata padaku "dialah orang yang selalu menyanyangiku" :)
Spesial untuk jiwa-jiwa yang ku rindukan :*
Bumi Allah,
Liawati Anakumi
Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu
Tentang Rasa
Resolusi 2013
"Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukan dunia" -laskar pelangi-
Rasa-rasanya saya gak akan pernah bosan jika harus merangkai sebuah impian, mungkin bukan saya saja, tapi kamu, dia, ataupun mereka. Karena bagi saya impian adalah harapan. Ya, dengan bermimpi maka saya punya harapan besar untuk diri saya sendiri..
Impian adalah salah satu kunci menuju gerbang kesuksesan, banyak orang besar terlahir dari mimpi yang besar pula. Hhmmm sepakat? mudah-mudahan sepakat ya, hihihi *maksa
Rasanya setahun yang lalu tepatnya januari 2012, baru saja saya menuliskan impian-impian saya disebuah kertas kusam dan atas izin Allah hampir 80% impian itu terwujud, woowww alhamdulillah ^^ Allah memang Maha Baik banget yah, makin cinta sama Allah ^_^. Dan nyatanya sekarang kertas kusam itu hanya sebuah coretan, ya hanya sebagai coretan saja!! Karena saya telah mencapainya!!. Dari belasan impian yang saya tulis, salah satunya adalah "wish udah" alias "wisuda" hehehe ini adalah impian yang harus saya wujudkan ditahun 2012 dan Alhamdulillah terwujud serta berhasil membuat orangtua saya tersenyum bangga dan bahagia walaupun saya belum bisa memberikan apa-apa untuk mereka ^^. Kalo ingat perjuangan skripsi, rasa-rasanya seluruh tenaga terkuras habis dan air mata sampai mengering hehe *lebay dan tentu ini semua atas izinNya hingga saya bisa memakai baju toga. Alhamdulillah..
Tentu, 2012 menjadi perjalanan hidup yang amat perlu disyukuri karena berbagai rasa tercampur menjadi satu hingga semua bisa menjadi indah ^^ setiap detiknya selalu ada tawa, tangis, bahagia, senang, duka, dan air mata. Dari sini saya belajar banyak tentang hidup, ya hidup yang hanya akan saya lewati satu kali saja..
2012 telah berlalu, maka lembaran baru harus saya mulai kembali. Hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada Allah karena diberi kesempatan untuk bisa melewati perjalanan hidup di awal tahun 2013 ini. Entah ditahun-tahun selanjutnya apakah saya masih bisa berada di bumi ini atau tidak -__-.
2013, menjadi awal moment perubahan untuk hidup saya. Tentu perubahannya kearah yang lebih baik dan positif ^^. Seperti halnya di 2012, saya menuliskan beberapa impian untuk diri saya dan berharap ditahun 2013 inipun saya dapat merangkai kembali impian-impian saya yang masih berserakan.
Cukup 13 resolusi hidup untuk perubahan selama 365 hari kedepan. Saya hanya mampu merencanakan dan berusaha namun Allah lah yang mampu mewujudkannya. Berharap impian ini menjadi sebuah coretan yang bisa terwujud. Aamiin..
Hanya ingin bisa menjadi anak, adik, kakak, guru, sahabat, dan teman yang baik sekaligus bermanfaat. Aamiin
semoga Allah memudahkan,
2013 Bumi Allah,
Liawati Anakumi
Usah Lara Sendiri
Kulihat mendung menghalangi pancaran wajahmu,
Tak terbiasa kudapati terdiam mendura,
Apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu,
Sekilas galau mata ingin berbagi cerita
Kudatang sahabat bagi jiwa saat bathin merintih,
Usah kau lara sendiri masih ada asa tersisa
Letakkanlah tanganmu di atas bahuku,
Biar terbagi beban itu dan tegar dirimu,
Di depan samar cahya kecil tuk memandu,
Tak hilang arah kita berjalan menghadapinya
Sekali sempat kau mengeluh kuatkah bertahan,
Satu persatu jalinan kawan berajak menjauh,
Kudatang sahabat bagi jiwa saat bathin merintih,
Usah kau lara sendiri masih ada asa tersisa
Tak hilang arah kita berjalan menghadapinya,
Usah kau simpan lara sendiri..
-----------
Untukmu jiwa-jiwa yang dipenuhi kerinduan.
Love to the fullest..
Katon Bagaskara
Bumi Allah,
Liawati Anakumi
Dinamika Hidup
Hidup adalah dinamika, tentu setiap jalan pasti penuh warna namun bagaimana kita menyikapi setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita..
Terkadang memang dalam hidup, kita harus belajar menangis karena dengan menangis kita bisa tahu sungguh berartinya setiap tetes air mata yang dikeluarkan..
Terkadang pula kita harus merasakan kehilangan, karenanya kita akan tahu betapa berharganya kehadiran seseorang dalam kehidupan kita..
Terkadang rasa kesulitan dalam hidup akan mengajarkan kita tentang arti setetes keringat yang kita perjuangkan untuk mempertahankan hidup..
Tentu terkadang rasa sakit perlu kita rasakan agar kita bersyukur ketika berada dalam kondisi sehat..
Lagi-lagi setiap tetes air mata, kehilangan, kesulitan, dan rasa sakit merupakan proses yang membuat kita bisa memaknai setiap detak nafas yang kita keluarkan. Kita punya rencana, namun rencana Allah jauh lebih indah..
Maka, syukuri setiap apa yang kita rasakan karena dengan itu kita belajar tentang arti syukur dan kedewasaan..
Thanks to Allah,
Bumi Allah,
Liawati Anakumi
Skenario Allah
Karena duka dan sakit bukanlah keabadian, maka ia bisa menjelma menjadi sebuah kebahagiaan.
Relakan, ikhlaskan, hadapi setiap peluh dengan senyuman karena senyuman pembangkit semangat dan penentram kehidupan..
Maka yakinlah, suatu hari nanti pasti akan indah pada waktuNya. Ya, waktu yang telah Allah janjikan. Bukankah ditengah pekatnya awan hitam pasti akan ada pelangi yang siap untuk menyapa? Tentu saja!! Tinggal bagaimana kita bersabar menanti skenario terbaikNya *bersyukur*
Lalu nikmat Tuhanku yang manakah yang dapat aku dustakan?
Bumi Allah,
Liawati Anakumi
You Are My Sunshine
Tentu jika berbicara tentang “sunshine” yang terlintas dalam benak saya adalah tentang murid-murid saya, bukan tentang hal-hal yang lain ^^. Ya, tentang mereka yang sangat amat saya banggakan. Karena bagi saya, menjadi guru bukanlah sekedar profesi semata tapi memang menjadi guru adalah bagian dari pilihan hidup yang saya tempuh.
Label: almasyuq , guru , kisah , liaawati anakumi , life , murid , pengalaman , sunshine
Cinta dalam Diam
Bagian Hidup
Ketika hati tak bisa berkata,
Ketika mata sulit menatap,
Ketika kebekuan datang sekejap mata,
maka tak terhindarkan lagi bahwa rasa senang, sedih, sakit bahkan lelah adalah bagian hidup kita,
Ini dinamika yang menguji kedewasaan setiap manusia,
Kesabaran dan keikhlasan adalah kunci ketenangan jiwa dan kesuksesan hati.
Allah lah yang Maha mengetahui kapasitas diri kita, Ia hadir menyusup dan menenangkan jiwa kemudian menguji agar kita terus menjadi manusia yang pandai bersyukur..
Liawati Anakumi
Jingga
Ada rencana untuk menuliskan sebuah kisah yang amat unik ini. Kisah yang menggetarkan jantungku, kisah yang membuat rongga paru-paruku sesak bernafas.. Hhmmm
Ini kisah tentang manis dan perihnya sebuah perjuangan. Perjuangan mempertahankan sesuatu yang ku sebut dengan "jingga". Bertahun-tahun rasanya semua mekar indah ditempat terdalam yang bernama hati, membuat rona dan mewangi. Ku biarkan tumbuh bak mawar berduri, karena ku yakin akan indah pada saat yang dinanti..
Aku selalu teringat dengan sebuah impian yang sama-sama kita bangun, sebuah janji yang sama-sama kita semai, dan sebuah asa yang sama-sama kita rasa.. Dan saat ini, semuanya tersimpan rapi dan kuikat dalam tempat terdalam di kehidupanku. Suatu saat nanti akan kubuka ikatan itu, walau akan berakhir duka ataupun bahagia. Biar ku tunggu waktu yang tepat, jingga.
(To be continue)
Bumi Allah,
Liawati Anakumi
Hati dan Jiwa
Ini tentang hati,
yang bertaut untuk saling memahami..
Ini tentang hati,
Yang bertaut untuk saling menghargai..
Ini tentang hati,
Yang bertaut untuk saling berbagi..
Ini tentang hati,
Yang bertaut untuk saling memberi..
Ini tentang hati,
Yang bertaut untuk saling melengkapi..
Dan Ini tentang hati,
Yang bertaut untuk saling menyayangi..
Ini tentang jiwa,
Yang berbicara tentang cinta..
Dan Ini tentang jiwa,
Yang berbicara tentang rasa..
Ini tentang hati dan jiwa,
Setiap rasa yang kita punya
Biarkan mengalir apa adanya
Indah..
Indah..
Bahkan menjadi lebih sempurna..
Allah,
Kutitip padaMu segala apa yang ada dalam hati dan jiwaku..
Biarkan Engkau yang mengatur skenario dan rencana indahMu..
Bumi Allah,
Liawati Anakumi

