Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu

Atas wujud lain sebuah keindahan, muncul dengan nama Kebahagiaan..

Proses Kelahiran Arkhan

Bismillah,
Bacalah dengan menyebut Nama Tuhanmu yang Maha Menciptakan..
------------

Setelah postingan sebelumnya saya bercerita tentang perjalanan kehamilan pertama saya maka kali ini saya ingin berbagi cerita tentang proses persalinan buahati saya "Arkhan"..

12 Juli 2015, tepat pukul 11.40 Arkhan terlahir kedunia ini.. Pertama kalinya Arkhan merasakan dinginnya udara didunia nyata yang sangat berbeda dengan rahim bunda.. Sungguh, luar biasa rasanya ketika status dan peran saya berganti menjadi seorang "ibu".. Hhhmmm rasanya jantung saya berdetak begitu kencang dan darah saya mengalir begitu derasnya.. Ya, antara percaya engga percaya..

Dibalik kebahagiaan saya dan suami atas ini semua, saya ingin berbagi kisah tentang proses persalinan Arkhan..

Menjelang usia kehamilan 37week, saya dan suami sudah mulai siap siaga, mengapa??!! Karena Dokter yang setiap bulan mengecek kondisi kandungan saya berkata "ibu, usia kandungannya sudah 37week. Kondisi bayinya sehat, detak jantungnya aktif, dan berat badannya sudah 2700gram. Berarti bayinya sudah siap lahir". Rasanya hati saya bergetar, ketika kata terakhir terucap "bayinya sudah siap lahir", hhmm artinya sayapun sebentar lagi akan menjadi seorang ibu.. Begitu cepat dan tidak terasa.. Aaahh bahagia sekali..

Ternyata diusia kehamilan 37week, sayapun tak kunjung merasakan yang namanya mules ataupun pembukaan.. Menjelang usia kehamilan 38week, hati saya semakin dagdigdug karena kondisi berar badan bayi semakin meningkat mencapai 3200gram dan mulespun tak kunjung mampir dalam rahim saya.. Saya berbagi cerita tentang kekhawatiran ini pada suami, beruntunglah saya memiliki suami yang luar biasa hebatnya yang mampu menenangkan dagdigdug saya dikala itu..

Tepat tanggal 11 Juli 2015, usia kandungan saya menginjak 39week.. Dokter sempat kaget dan bertanya "masih belum mules juga bu??!!
Saya hanya menjawab "belum Dok"
Baiklah, saat itu saya pasrah dan menyerahkan semuanya pada Allah.. Saat itu pula, Dokter melakukan USG dan ternyata berat bayinya semakin naik mencapai 3500gram, besaar sekaliii..
Hati saya semakin tidak karuan, karena mulespun tak kunjung tiba.. Sampai saya sempat bertanya pada Dokter "emang mules itu gimana rasanya sih Dok? Saya kok belum ngerasain sama sekali yah??!!" Tanya saya heran..

Setelah USG, Dokter memberi gambaran tentang kondisi kandungan saya pada suami.. Akhirnya diberikan alternatif yaitu mencoba untuk Induksi, mudah-mudahan dengan induksi akan merangsang mules dan pembukaan pada mulut rahim.. saya dan suami menyetujui saran Dokter, akhirnya saat itu saya sudah tidak pulang kerumah melainkan langsung rawat inap di Rumah Sakit.. Suami saya langsung mengurus segala administrasi untuk proses induksi ini, dalam hati saya terus berzikir berharap ada kemudahan dari Allah..

Tepat pukul 12.00, proses induksi dilaksanakan.. Dimulai dengan pemeriksaan CTG atau Rekam jejak jantung Bayi, kondisi sehat dan aktif namun belum ada kontraksi sama sekali.. Sempat rahim saya diberikan mainan music serta digoyang-goyang, saya agak heran maksudnya apa ya. Untuk mengurangi rasa penasaran saya tanyakan pada suster 
"kok dipasang mainan music, sus?" Tanya saya heran
"Iya bu, biar dede bayinya bangun karena belum ada gerakan dan kontraksi.. Dedenya masih pulas tidur" jelas suster

Saya tertawa kegelian melihat penjelasan suster, dalam hati berkata "ya Ampun dede ikutin bunda banget seneng bobo"

Jarum infuspun dipasangkan ditangan sebelah kiri, suster meraba-raba vena saya agak sulit menemukan karena kondisi lengan saya yang super gemuk alias bengkak. Tapi alhamdulillah sekali tusuk langsung kena, waaah suster hebat hihiii..

Tetes demi tetes air infus mengalir kedalam tubuh saya, seraya sambil berdoa semoga ada kontraksi, mules, dan pembukaan..

Detik demi detik berlalu, suster bolak balik mengecek kondisi saya.. Mulai dari CTG, cek panggul, dsb. Ternyata masih belum ada rasa mules sama sekali.. Sabar dulu deh, mungkin beberapa jam kedepan akan merasakan mules..

Saya sambil menunggu mules dan penasaran dengan rasanya. Kata orang mules itu bagian dari nikmatnya melahirkan, tapi saya tak kunjung merasakan itu.. -_______-

Suster, bolak balik menuju ruangan saya dan menanyakan "bagaimana bu sudah ada rasa mules??!!"
"Belum ada sus, emang gimana sih sus rasanya?" Tanya saya penasaran

Padahal secara teori, proses induksi akan mengalami rasa mules yang teramat sakit dan sakitnya 2 kali lipat dari mules normal (tanpa rangsangan induksi).. Tapi tapi, saya belum ada rasa itu yaaa???!! Hadeuuh..

Menjelang pukul 00.00, suster melaporkan kondisi saya pada Dokter.. Suami saya dipanggil keruang perawat, untuk dijelaskan hasilnya.. Jadi intinya, proses induksinya gagal karena tidak terjadi kontraksi, mules, atau pembukaan.. Maka disarankan oleh Dokter untuk Operasi Caesar.. Kaget bukan main, makin dagdigdug rasanya..

Pukul 06.30, saya harus kembali menjalankan pemeriksaan dalam dengan Dokter yang berbeda yaitu Dr. marissa. Tujuannya, hanya untuk memastika kepada keluarga terkait proses ceasar yang sebentar lagi akan saya jalankan.. Setelah mendapatkan penjelasan dari Dokter, saat itu juga seluruh keluarga ikhlas dengan proses ini dan mendoakan yang terbaik..

Pukul 10.30, saya segera ganti baju menggunakan baju operasi. Ya Allah makin ga beraturan rasanya jantung saya saat itu.. Setelah semuanya rapi, maka saya di antar menuju ruang operasi.. 
Proses caesarpun berjalan dengan lancar, selang waktu 10-20 menit Arkhan sudah dikeluarkan dari perut (Section Caesar), kemudian dibawa suster untuk dibersihkan lalu segera IMD. Alhamdulillah, ada kesempatan untuk melakukan IMD, ditengah-tengah proses jahit pasca mengeluarkan Arkhan..

Alhamdulillah, Arkhan terlahir kedunia ini dengan sehat dan selamat tidak kekurangan satu apapun dalam bentu fisiknya. Rasanya pasca operasi, sakit sudah tidak terasa setelah mendengar suara mungil keluar dari bibir Arkhan sambil menangis berteriak..

Semoga kelak Arkhan menjadi anak yang sholeh, mencintai Allah, Rasul, dan rangtua. Menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup. Anak yang cerdas. Anak yang dapat memuliakan orang lain, kaya, dan berakhlaq baik.. Aamiin

Terima kasih Allah, atas nikmat yang luar biasa untukku dan keluarga kecilku..
Terima kasih untuk suamiku, yang selalu setia menemani perjuanganku..
Terima kasih untuk orangtua, mertua, kaka, adik, ipar, dan saudara-saudara yang selalu memberikan support terbaiknya..
Terima kasih untuk kalian yang tulus telah mendoakanku..


Arkhan bersama Abi

Sepenggal doa untukmu..

Bismillah,

Bacalah dengan menyebut Nama Tuhanmu yang Maha Menciptakan..

Well, tulisan kali ini khusus didedikasikan untuk laki-laki yang telah mengikrarkan janji sucinya dihadapanku..
-----------

Selamat ulangtahun, imamku..
Allah telah menuliskan namamu di LauhMahfuz untuk menjejaki kehidupan bersamaku.. Di hari kelahiranmu ini, kita sedang membersamai hidup selama 10bulan.. Kita belajar untuk saling mengenal dan memahami, akupun sedang belajar bagaimana menjadi makmum dalam setiap langkah hidupmu.. Dan dalam setiap sujud panjangku, aku berdoa kelak kamu akan selalu menjadi imamku sampai ke JannahNya..

Selamat ulangtahun, pacar halalku..
Sejak saat kamu mengikrarkan akad dihadapanku, seketika itu pula luruh hati dan darahku.. dan kini kamu telah menjadi pacar halalku, pacar yang setia menemani disetiap langkah dalam kehidupan yang nyata ini.. Dan kini, aku tidak pernah takut lagi dalam melangkah, karena ada kamu yang setia menggenggam tanganku dan siap mengarahkan setiap tapak kakiku melangkah.. 

Selamat ulangtahun, sahabatku..
Kamu, bukan sekedar menjadi suamiku. Tapi kamu adalah sahabat terbaikku yang Allah kirimkan khusus untukku.. Kamu tempat aku berkeluh kesah, berbagi kesedihan dan kebahagiaan.. Karena pundakmu tempat aku berbagi rasa dan tanganmulah yang sering kali menghapus setiap air mataku.. 

Selamat ulangtahun, cinta..
Mungkin tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini diusiamu yang menginjak angka 28, Allah telah memberikan nikmat hidup yang luar biasa, yang tidak semua Makhluk didunia ini bisa merasakannya. Ya, kini Kamu, menjadi seorang Ayah.. Menjadi Ayah dari anak yang kukandung dalam rahimku.. Bimbing aku dan anak kita untuk senantiasa berada dalam ajaranNya..

Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun ke-28, sayang..
Bertambahnya usia berarti jatah hidup didunia ini semakin berkurang..
Semoga keberkahan usia dan keberkahan hidup senantiasa Allah limpahkan kepadamu..
Semoga Allah senantiasa memberikan nikmat sehat untukmu, nikmat rezeki, nikmat kebahagiaan, dan nikmat usia untuk selalu bersama membangun keharmonisan dalam keluarga kita..
Semoga Allah selalu menjagamu erat dan
Mendekapmu dengan kuat, menuntun setiap tapak kakimu melangkah..

Suamiku,
Tetaplah menjadi imam terbaik..
Tetaplah menjadi sahabat terbaik..
Tetaplah menjadi ayah terbaik..
Tetaplah tersenyum..
Sungguh, terlalu banyak rekam jejakmu berada didalam memoriku. Aku bersyukur atas itu.. Dan aku berharap Allah tidak akan pernah menghapusnya dari kehidupanku, karena aku masih terus ingin membuat rekam jejak ini bersamamu hingga ke SyurgaNya.. Bukan hanya kita berdua, tapi bersama anak-anak kita kelak..

Suamiku, teruslah bersamaku..
Biarkan aku berada disampingmu dan genggamlah tanganku..

Kebahagiaanku bertambah seiring keberadaanmu dan buah hati kita, Arkhan.. 

Sungguh, Aku dan Arkhan mencintaimu terang-terangan.. I Love you

Bumi Allah, 7 Agustus 2015
Istrimu, Liawati Anakumi..
Anakmu, Arkhan Mishary Tian..



The Journey of Pregnancy

Helloooowww eperybodieeehh...

Saya kembali lagi disini diblog yang isinya gado-gado, sudah lama rasanya gak blog walking dan gak nyorat nyoret blog, rindu syekalii!! *soksibuk* -___-

Well, kali ini saya mau coba untuk menuangkan apa yang ada dipikiran, sebenarnya udah lama banget mau nulis tapi baru ada kesempatan sekarang *cieee*..
---------------
Baiklah, dari berbagai tema yang ada dikepala maka terpilihlah satu tema yang saya dahulukan untuk dirangkai menjadi sebuah tulisan diblog ini hehee sebenarnya kalau mau ikutin isi kepala rasanya semua hal mau ditulis tapi kayanya ga memungkinkan, cerita yang lainnya waiting list aja deh ya hehee

Tema kali ini, saya mau berbagi kisah tentang proses kehamilan saya.. Sebenarnya ga begitu penting sih, ya tapi itung-itung buat kenangan karena ini moment dan ga bisa keulang lagi, apalagi ini kehamilan pertama saya 😘 sahabat bloger yang mau baca silahkan, jangan lupa siapin kacang rebus dan es jeruk atau bajigur khawatir ngantuk bin bosen bacanya ^_^
---------------

Berbicara tentang kehamilan, tentu ini semua adalah impian setiap wanita yang sudah resmi mengikrarkan diri untuk menggenapkan separuh agamanya. Alhamdulillah, Allah memberikan kepercayaan itu pada saya dan suami dengan begitu cepatnya *diluar targetan*.. Awalnya memang saya ga terlalu engeh dengan perubahan yang ada pada diri saya seperti sering mual, tidak haid, dan yang ga kalah penting adalah saya kepengen banget makan tahu sumedang, nyari kemanapun ga ketemu tapi akhirnya seorang teman bela-belain beli tahu sumedang didekat rumahnya untuk memenuhi keinginan saya.. [sebut saja bu adit ; salah seorang rekan kerja di GIS].. Beberapa teman menyarankan saya untuk melakukan testpack untuk mengecek kepastian dan mengurangi penasaran yang ada pada diri saya.. Akhirnya selepas pulang kerja, saya menuju apotik untuk membeli alat tersebut dan berniat besok pagi saya cek.. Sebenarnya saya belum bilang suami kalau saya mau cek kehamilan karena kebetulan saat itu suami sedang menjemput rezeki Allah (read : kerja)..

Tibalah pagi hari yang sunyi, saya terbangun dari lelahnya mata.. Segera melakukan tes urine, sebenarnya dagdigdug karena penasaran hasilnya.. Dan ternyata jreng jreng jreeeeenngggg hasilnya strip dua [positif hamil].. Sempet bengong campur bahagia, haru, kaget, ga nyangka, dan bingung.. Dan refleks menuju kamar untuk sujud syukur, buru-buru ambil hp untuk foto hasil testpacknya dan kemudian kirim ke suami via Whatsapp.. Sisi romantisnya keluar, saya kirim dengan kata-kata yang agak lebay yang bikin suami berbunga-bunga *ciiieee* [membahagiakan suami termasuk pahala untuk istri ^_^].. Dan saya baru sadar ternyata saat itu tepat 1month usia pernikahan kami dan tepat hari Ayah Sedunia yaitu tanggal 12 November.. 

---Sending Message---

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang Maha Menciptakan..
Bismillah..

For you my lovely husband..
Pagi ini begitu cerah, matahari bersinar tidak seperti biasanya.. Angin berhembus, dan sepoi angin berbisik, syahdu dan menentramkan..

Suamiku,
Hari ini tepat 1 bulan usia pernikahan kita. Tentu ini menjadi awalan yang baik untuk menciptakan kebaikan dalam rumah tangga kita, dalam keluarga kecil kita.. Alhamdulillah..

Suamiku,
Hari ini tak hentinya aku bersyukur karena Allah telah menyempurnakan separuh agamaku, Allah telah memilihkan yang terbaik untuk menjaga dan mendampingi aku, mudah-mudahan hingga ke JannahNya..

Suamiku,
Allah Maha menciptakan, Ia menciptakan sesuatu dengan berpasang-pasangan. Seperti aku dan kamu, semoga selalu saling melengkapi..

Suamiku,
Pagi ini tepat tanggal 12 November 2014 dan tentunya 1 bulan usia pernikahan kita. Aku terbangun dalam tidur, Allah menggerakan hati untuk segera mengecek keadaan dan kondisiku. Ya Rabbi, tak hentinya syukurku panjatkan Pada Allah yang Maha Baik dan pengatur Skenario terbaik.. Dan tahukah suamiku? Pagi ini Allah memberikan kebahagiaan dan kejutan padaku, kebahagiaan yang melebihi bahagia lainnya. Tentu aku tau ini bukan hanya kebahagiaanku saja tapi kebahagiaan untukmu juga dan untuk orang-orang yang menyayangi kita..
Dan suamiku, ternyata Allah menitipkan janinnya dirahimku, Allah mengamanahkannya kepada kita untuk kita jaga, besarkan, rawat, dan tumbuh hingga menjadi sosok manusia yang sholeh/ah dan mencintai Allah, Rasul, dan orangtuanya.. Allah menitipkan ini pada kita, sayang..

Suamiku,
Tidak ada kata selain syukur dan bahagia atas ini semua.. SkenarioNya semuanya sangat indah..
Alhamdulillah..

Salam sayang dan rindu dari hatiku untuk hatimu,
Bumi Allah, 12 November 2014
Istrimu..

Saat itu suami sedang meeting dan tiba-tiba spontan sujud syukur ditempat meeting karena bahagia luar biasa, Alhamdulillah..
--------------

Sejak mengetahui bahwa didalam rahim saya terdapat janin, maka apa-apa yang saya lakukan lebih hati-hati. Perjalanan panjang menuju tempat saya bekerja lumayan mendebarkan dan membuat kekhawatiran kondisi janin ditambah saya mengendarai motor sendiri, tapi bismillah akhirnya saya bisa lalui itu semua..

Minggu ke-4
Di minggu ke-4 ini saya dan suami ingin memastikan keberadaan janin yang Allah titipkan dirahim saya. Akhirnya kami memutuskan untuk ke Dokter dan Subhanallah mencari Rumah Sakit yang Dokter kandungannya perempuan agak jarang ya hehee akhirnya kami menemukan Rumah Sakit yang Dokter kandungannya perempuan [sebut saja Dr. Diny Utari] dan alhamdulillah sangat dekat dengan rumah *kemudahan dari Allah*.. Setelah cek dan ricek alias USG dan ternyata Subhanallah saya dan suami menyaksikan langsung dari layar monitor terdapat janin berukuran seperti kacang dalam rahim saya.. Dan memang benar ternyata saya hamil, yeaaayyy Alhamdulillah..

Minggu ke-8 sampai Minggu ke-16
Di minggu-minggu ini saya benar-benar merasakan seperti orang hamil *emang hamil beneran -__-* mual-mual mulai terasa, ga nafsu makan, dan yang paling berubah drastis adalah saya mual alias muntah kalau mencium wangi-wangian terutama ketika berada dimobil dipastikan AC mobil selalu mati dan kami menggunakan AC alami alias Angin Cepoy-cepoy.. Jadilah setiap pergi ga pernah tutup jendela mobil *sungguh sangat gerah dan mungkin menyiksa orang lain yang semobil dengan saya terutama suami tercintaaah* dan yang paling lucu adalah ketika suami saya memakai parfume dapat dipastikan saya menutup hidung dan ga mau dekat-dekat hahaha tapi kalau bau sampah, saya ga masalah dan ga mual tuh *waduuh joroook syekalii*.. Asupan makananpun agak sulit masuk kedalam perut, karena setiap kali makan selalu muntah tapi tapi karena dasarnya memang doyan makan maka saya ga menyerah.. Setelah muntah, saya makan lagi.. Dan bagi saya kondisi mual-mual seperti ini sangat berat namun nikmat..

Minggu ke-17 sampai Minggu ke-24
Alhamdulillah, memasuki minggu ke-17 mual-mual mulai menghilang.. Nafsu makan semakin bertambah dan hal ini membuat kondisi tubuh saya naik drastis wooww.. Terlihat super gendut, sebagai seorang wanita pasti agak kaget melihat perubahan tubuh yang naik drastis tapi tak apalah yang penting janinnya sehat, ditambah suami yang terus menyemangati dan tidak mempermasalahkan kenaikan berat badan yang drastis ini.. Tapi-tapi mual terhadap wewangian dan bau AC mobil belum hilang juga, masih melekat erat dalam diri saya -___-.. Berbagai asupan makanan mulai masuk kedalam perut saya, mulai dari yang gak disukai sampai yang disukai, pokoknya wajib dimakan!! Alhamdulillah kenaikan berat janinnya juga bagus..

Minggu ke-25 sampai ke-28
Minggu-minggu ini, kondisi perut saya semakin membesar.. Banyak kekhawatiran yang terjadi terutama kondisi tempat kerja saya yang lumayan jauh dan ditempuh dengan mengendarai motor.. Khawatir ada guncangan dan sebagainya.. Saya dan suami memutuskan untuk mengontrak yang letaknya dekat dengan tempat saya bekerja.. Banyak orang yang sayang pada kami *cieeee GR* dibuktikan dengan banyaknya orang yang bantu cariin kontrakan mulai dari teman sampai keluarga.. Saking susahnya cari kontrakan yang cocok, setelah sekian lama mencari akhirnya papah mertua saya mendapatkan tempat kos yang lokasinya sangat dekat dengan tempat saya bekerja.. Alhamdulillah wa syukurillah.. Kami mulai belajar hidup mandiri, ya hidup berdua tanpa orangtua.. Banyak hal yang dapat dijadikan pembelajaran untuk saya dan suami.. Okeeh, balik lagi bicara tentang kehamilan, memasuki minggu ke 25 saya dan suami penasaran dengan jenis kelamin buahati kami hehehe setelah di USG didapatkan hasil sementara perempuan.. Saya jadi Senyum-senyum sendiri, dan mikirin baju-baju yang lucu dan boneka barbie buat mainannya hehehe kata orang juga keliatannya perempuan soalnya ibunya ga suka dandan *nahloh apa hubungannya jenis kelamin sama dandan??!!* hehehe
Memasuki minggu ke-28 kami coba cek jenis kelamin lagi karena penasaran dengan hasil bulan lalu, ternyata eh ternyata jenis kelaminnya berubah hehehe yang ini lebih jelas keliatan monasnya *kata dokter* dan ternyata fix laki-laki alias dapet babyboy.. Alhamdulillah tetap bersyukur, pikiran tentang baju-baju perempuan yang lucu dan boneka barbie yang menggemaskan dihapuskan dari memori saya dan dialihkan ke mobil-mobilan hehee ^___^
Apapun jenis kelaminnya, tetap disyukuri yang penting dede bayinya sehat dan tidak kekurangan satu apapun dalam bentuk fisiknya.. Nah, sekarang penasarannya bukan tentang jenis kelaminnya tapi dede bayinya mirip saya atau suami hehehe yaiyalah jangan sampe mirip artis atau tetangga nanti repot -___-.. Setiap kali USG selalu mau liat wajahnya tapi ga begitu kelihatan hehe terpaksa menahan rasa penasaran yang bergejolak dijiwa eeaa *lebay*.. Sambil berdoa, dede bayinya tetap sehat dan tidak kekurangan satu apapun dalam fisiknya..
Di minggu ke-28 ini harusnya posisi kepala bayi sudah dibawah tapi dede nya belum mau turun masih betah kepalanya diatas, alhasil saya diminta untuk rutin nungging biar kepala bayinya bisa ada dibawah.. Dan alhamdulillah berhasil berada dibawah *makasih ya dede udah mau kerjasama*..

Minggu ke-29 sampai Minggu ke-32
Minggu-minggu ini kami mulai survei second choice tempat lahiran, khawatir keburu mules sedangkan posisi kami masih tinggal dicondet dan RS tempat kami kontrol setiap bulannya jauh bingit didaerah sawangan. Alhasil dapetlah klinik yang posisinya dekat dengan tempat kosan kami, untuk jaga-jaga..
Rasa dagdigdug mulai terasa setiap hari, banyak hal yang dipikirin *gimana lahiran nanti, dikit lagi jadi ibu, anaknya gimana, prosesnya gimana, dsb.* tapi menikmati sambil baca-baca buku tentang proses kelahiran, searching web ditambah tanya-tanya ke orang-orang yang banyak pengalamannya tentang kehamilan anak mereka.. Makin yakin dan percaya diri untuk menjadi seorang ibu, karena mau ga mau harus siap dan bisa.. Bismillah..
Usia kehamilan memasukin minggu ke-32, makin berat dibawa jalan dan makin ngos-ngosan kalau jalan dan naik tangga ditambah kaki dan tangan saya bengkak syekalii, tapi belum belanja apapun buat persiapan kelahiran buahati kami.. Cari di online tapi takut ga sesuai dengan kualitas barangnya. Akhirnya kami memutuskan untuk belanja sendiri di pusat perbelanjaan yang relatif dekat dengan tempat tinggal kami [sebut saja ; PGC].. Ternyata seru juga ya belanja perlengkapan bayi, lucu-lucu banget baju-bajunya dan sangat menggemaskan mulai dari perlengkapan tidur, mandi, pakaian, mainan, tas, dsb. sampe ga mau pulang dan pengen belanja terus heheheeee

Minggu ke-33 sampai Minggu ke-37
Minggu-minggu ini saya mulai rutin olahraga, agar persalinan lancar.. Mulai dari senam hamil, jalan pagi, berenang, dan olahraga ringan.. Nikmat sekali menjalaninya ditambah dengan ditemani suami yang selalu siap siaga, alhamdulillah *senyum penuh syukur*..
Minggu-minggu ini mulai siap siaga karena berat bayi makin bertambah pesat dan gerakannya makin aktif.. Sempat merasakan kontraksi beberapa kali sampe khawatir lahiran di kosan tenyata setelah googling dan tanya dokter  itu namanya kontraksi palsu hehee..
Kunjungan ke dokter makin intens jadi seminggu sekali, makin mempersiapkan diri dan keberanian untuk menghadapi proses persalinan.. Support dari suami, orangtua, keluarga, dan teman ternyata sangat membantu sekali menenangkan pikiran..
Minggu ke-37 belum ada rasa mules, dan dicek panggul ternyata kepala bayi masih berada dipintu panggul belum masuk ke panggulnya dan belum ngunci *katanya dokter*.. Makin intens untuk turun naik tangga dan jalan kaki, biar cepet masuk panggul. Saat itu saya masih aktif bekerja, belum cuti hehehe masih bolak balik ngendarain motor sendiri walaupun udah agak hati-hati..  Perutnya makin membesar syekalii, banyak orang yang takut ketika melihat saya mengendarai motor *sebenernya saya juga degdegan*.. ^__^

Minggu ke-38
Minggu-minggu ini mulai siaga banget khawatir mules dan pembukaan, kalau kata orang perutnya udah gede banget.. Saya belum ambil cuti tapi suami udah siaga duluan ambil cuti heheee.. Belum mules juga di usia ke-38 ini tapi gerakannya makin aktif banget dan sering apalagi ketika dibacain AlQuran dan didengarkan musik klasik, dedenya semakin gerak.. Di minggu ini makin ga sabar menanti perjumpaan dengan buahati saya..
Kebetulan memasuki minggu ke-38 bertepatan dengan bulan Ramadhan, sempat ikut puasa selama 9hari karena merasa kuat dan dedenya juga kuat *kayanya*, menikmati puasa sambil hamil.. Subhanallah.. Tapi ternyata setelah dicek Dokter dengan CTG, kondisi keaktifan dan jantung dede semakin flat alias seperti bayi tidur karena kekurangan cairan/minuman/makanan, air ketubannya pun tinggal sedikit dan karena kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan akhirnya saya buka puasa hehe.. Alhamdulillah setelah buka puasa kembali di CTG, dede kembali lincah dan aktif lagi gerakannya *alhamdulillah, walau ga bisa puasa full tapi dedenya sempat merasakan nikmatnya puasa selama 9hari*

Minggu ke-39
Minggu ke-39 ini makin membuat saya dagdigdug.. Makin ga sabar menanti pertemuan dengan babyboy.. Berat bayinya semakin meningkat drastis sampai mencapai 3,49 kg waduuh seminggu naiknya 500gram *doyan makan dedenya* -__- tapi air ketubannya semakin sedikit karena plasenta semakin menua, terdapat dua lilitan dileher dan kaki.. Karena dikhawatirkan semakin besar berat bayi dan semakin berkurang air ketuban (tinggal 7%) maka suami memutuskan mencoba proses induksi untuk saya selama 1 haru tapi ternyata proses induksinya gagal tidak ada mules dan pembukaan dan diputuskan untuk lahiran secara caesar.. Kami berupaya untuk bisa lahiran secara normal tapi Allah punya kehendak lain.. Dan bismillah apapun prosesnya yang terpenting bayinya sehat.. Alhamdulillah di Minggu ke-39 ini buahati kami terlahir kedunia, rasa syukur yang tak terhingga diselimuti kebahagiaan dan rasa haru menyusup dalam jiwa kami melihat janin yang berada dalam kandungan kini dapat dilihat oleh mata dalam dunia yang nyata.. Dan ini kado terindah yang diberikan Allah untuk saya dan suami.. Tidak kekurangan satu apapun dalam bentuk fisiknya.. Alhamdulillah wa syukurillah..
------------

Tepat hari Minggu, tanggal 12 Juli 2015 pukul 11.40 disambut gema adzan Zuhur, bayi kami terlahir kedunia ini dengan proses melahirkan caesar di RS Permata Depok dengan berat badan 3,4kg dan panjang 50cm.. Kami beri nama "Arkhan Mishary Tian" yang artinya anak laki-laki yang mulia, memuliakan oranglain dan agamanya, kaya, dan berbudi baik.. Berharap kelak putra pertama kami menjadi anak yang sholeh, penghafal AlQuran, mencintai Allah, mencintai Rasul, mencintai orangtua, mencintai sekitarnya, cerdas, dan sesuai dengan nama yang diberikan orangtuanya.. Aamiin 
----------
Alhamdulillah, Terima kasih yang dipenuhi syukur nikmat kepada Allah yang telah memudahkan proses kehamilan sampai kelahiran putra kami..

Terima kasih, untuk laki-laki yang selalu siaga mendampingi saya dengan cinta dan semangatnya serta doa tulus yang tak putus disetiap sujud panjangnya.. Suamiku tercinta.. I love you to the moon and back..

Terima kasih untuk orangtua, kakak, adik,  dan saudara yang selalu memberikan support terbaiknya serta doa dan cinta yang tak henti.. Semoga Allah menggantikan keikhlasan itu dengan yang lebih baik.. 
I love you..

Terima kasih teman-teman atas doa dan supportnya yang luar biasa semoga Allah selalu memberkahi kita semua..

Dan terima kasih untuk Dr. Diny Utari dan Team nya yang membantu proses persalinan hingga lancar dan tidak kekurangan satu apapun.. Semoga Allah memberkahi..

Bumi Allah, 04 Agustus 2015
Yang berbahagia dipenuhi kesyukuran
-Randitian, Liawati, & Arkhan-


Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

menurut anda apakah blog ini bermanfaat?

Blog Writing Competition 2015

Blog Writing Competition 2015

Blog Writing Competition 2015
Kompetisi Blog Summarecon

Pojok Pulsa

Lomba Blog Pojok Pulsa 2015

Smartfren 4G LTE Advanced

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Search

"Liawati Anakumi"

Foto saya
Depok, Jawa Barat, Indonesia
seorang anak yang dibesarkan oleh orangtua yang luar biasa, memiliki cita-cita menjadi sholehah, berusaha menjadi diriku dengan segala kekuranganku dan menjadi diriku dengan segala kelebihanku, pembelajar yang terus mau belajar.. sanguinis dan plegmatis personal.. bagiku sastra adalah bagian dari kehidupan, dengan satu aksara aku bisa menjadi lebih memaknai dunia.. Teacher senior high

My Life

Bukan manusia yang sempurna, tapi berusaha menjadi yang terbaik diantara yang terbaik..

Sangat ingin menggeluti profesi dibidang pendidikan menjadi seorang guru dan konselor yang bermanfaat untuk orang lain dan menjadi pendengar yang baik..

Sangat ingin menggeluti profesi dibidang sastra menulis dan membaca, karena dengan menulis dan membaca dapat merubah dan menaklukan dunia dan isinya..

Memiliki impian yang mustahil terwujud menjadi seorang wartawan (hihiii)..


Special Word

"Ketika Cinta belum dipertemukan biarkanlah cinta berekspresi menjadi sebuah keshalehan"

"maka Nikmat Tuhan yang manakah yang dapat aku dustakan?"

"semua akan indah pada waktuNya"

ya Muhaimin

AL Masyuq


liawatianakumi. Diberdayakan oleh Blogger.