Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu

Atas wujud lain sebuah keindahan, muncul dengan nama Kebahagiaan..

Our Trip "Jogja"

Sebenernya ini perjalanan udah cukup lama tapi baru dipost sekarang, ga tau kenapa lagi kangen aja.. (~_~)
----

Pertama kali menginjakan kaki di Yogyakarta waktu kejadian meletusnya gunung merapi. Bagi saya saat itu adalah perjalanan yang sangat mengesankan. Kenapa tidak? Karena dengan modal nekad, saya dan satu orang teman pergi menuju kota yang sedang tidak aman kondisinya.. Hhmmm Selain karena untuk membantu anak-anak untuk terapi mental pasca letusan, saat itu pula saya pergi ke jogja untuk menghilangkan kepenatan pasca PPL (Praktek Pengalaman Lapangan) alias PKL..

Petualangan dimulai, kami berdua berangkat sore hari. Sebenernya orangtua ga begitu mengizinkan karena kita cuma berangkat berdua dan itu naik kendaraan umum. Akhirnya setelah negosiasi pada orangtua dan hasilnyapun diizinkan. Horeeee berarti ga sia-sia ngeluarin rayuan maut.. (~_~)
-------

Saat itu kami memutuskan naik Bus VIP, karena kalo naik yang ekonomi khawatir dengan keamanan maklum baru pertama kali pergi jauh tanpa orangtua. Padahal ya bawa uangnya mah pas-pasan tapi mau gak mau harus milih yang tiketnya lebih mahal alias bisa bikin bangkrut :p tapi gpp lah demi keamanan..

Ternyata perjalanan lama banget ya, dari gelap ketemu terang dari terang ketemu gelap #loh
Sambil menikmati perjalanan malam, kami berdua berbincang-bincang untuk menentukan dimana nanti kami tinggal selama satu minggu..
Hal paling lucu adalah ketika kami istirahat di daerah indramayu, kemudian diberi waktu untuk shalat dan kami berdua tidak terlalu tergesa-gesa karena kami fikir waktu yang diberikan cukup lama, eeehh ternyata kami hampir ditinggal oleh Bus, dan yang lebih parah lagi kami gak tau yang mana Bus kami itu karena hampir semuanya sama merk dan warnanya hhhaaa
Celingak celinguk nyari Bus (^_^)
---------

akhirnya tiba di Jogja sekitar pukul 06:00, Alhamdulillah bisa menghirup sejuknya udara kota jogja di pagi hari.. #tersenyumbahagia
menginjakan kaki pertama kalinya di jogja ternyata membuat kami celingak celinguk (lagi), kenapa tidak? Karena kami bingung mau kemana setelah ini (-.-)
Akhirnya rapi-rapi dan bersih-bersih di Pertamina.. #malu
---------

Sudah wangi dan bersih, saatnya cari hotel alias penginapan kalo bisa sih yang gratis tapi sayangnya gak ada yang gratis, mau pipis aja bayar hhuuu

hotel 1
Sangat mewah, sarapan terjamin, keamanan terjamin, tapi tak sesuai kantong kita alias mahal banget :p #kabur

Hotel 2
dari depan terlihat bagus, ramai, pusat perbelanjaan dekat, lumayan murah, sesuai kantong kita, tapi dapet kamarnya yang sangat menyeramkan berada dipojok dan seringkali denger suara aneh hhuuaahh #kabur

Hotel 3
ramai, cukup aman, ber ac, kamar mandi didalem, cukup mahal, tapi penuh #kabur (lagi)

Hotel 4
Rumah nenek, kaya kosan, terpencil, murah, gelap, kamar mandi didalem, gang senggol, tapi ga nyaman #kabur

Hotel 5
aman, nyaman, dapat minuman teh kalo pagi, kamar mandi lumayan, ada TV, harga terjangkau, bersih. Berarti hotel 5 ini jadi pilihan kita hhheee
------

hari pertama
Beres-beres bawaan disusun biar rapi. Cari sarapan, alhamdulillah sarapan soto. Sotonya aneh, isinya pake tahu dan tempe terus rasanya manis.hhuuu Terus siangnya ke UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) naik Bus way yang harganya lebih murah dibanding busway jakarta hhee ternyata memang orangnya sangat ramah-ramah banget, di UNY kenalan dengan beberapa orang yang juga aktif di organisasi. Hhmmm mantap nyambung silaturahim. Dari UNY langsung capcus ke hotel biar malem bisa vit untuk ke malioboro. Habis isya langsung ke malioboro naik becak berdua-dua #romantis #loh. Sampe malioboro ternyata tutup karena ada demo dari masyarakat tentang isu penghapusan kata daerah istimewa (DIY). akhirnya balik lagi menuju hotel dan langsung tiduuurrr.

Hari kedua
Bangun tidur, mandi, beres-beres, dan langsung tancap gas cari sarapan. Ternyata ada warteg dipinggir jalan, akhirnya kita mampir dan pelayanannya harus ngambil sendiri kecuali nasi. Saya celingak celinguk ga ngerti bahasa mereka cuma bisa ngangguk-ngangguk dan senyum aja. Kemudian saya ambil porsi yang besar karena mengingat perjalan jauh dan harga tetap sama walau ambil lauk banyak atau sedikit. Saat itu saya ambil sayur, dadar telor, dan tetelan. Saya pikir rasanya sama kaya masakan padang (pedes) atau kaya masakan sunda (asin) ternyata ini semua makanan rasanya manis. Masya Allah, porsi yang tadi saya ambil ternyata gak bisa masuk diperut saya (T_T), mungkin karena lidah sunda jadi ga begitu suka rasa manis..
Setelah makan, langsung bayar. Seperti biasa kita menggunakan busway sebagai transportasi yang kita pilih karena dengan pertimbangan selain murah, kalaupun nyasar bisa balik lagi tanpa bayar :p #irit
Tujuan siang ini pergi ke GOR Jogja untuk melakukan terapi pada anak-anak yang trauma. Alhamdulillah setelah naik motor boncengan bertiga karena tidak ada angkot menuju GOR, kita sampe juga ditempat ternyata eh ternyata kondisinya mengenaskan. Menurut saya ini tempat tidak layak huni. Kemudian wawancara dengan nenek-nenek yang menjadi korban, seperti biasa saya hanya tersenyum dan mengangguk karena tidak ngerti bahasa jawa. Setelah itu kita melakukan konseling dan bermain bersama anak-anak. Alhamdulillah diberi kesempatan bertemu mereka, sosok yang luar biasa. Melihat mereka membuat saya terus bersyukur dengan kondisi yang saya terima saat ini. Sebenernya banyak cerita-cerita unik pas konseling dengan anak-anak tapi panjang banget kalo diceritain (-_-)
Setelah beberapa jam terapi, kami harus pamit dan segera capcus ke Candi Prambanan, waaah manteep.
Sampe disana, bayar, antri, belanja dan foto-foto.
Saatnya menuju hotel langsung cari makan, alhamdulillah makan nasi kucing tapi lauknya saya kurang suka dan sebagai penggantinya langsung beli bakso dan pop mie..
Alhamdulillah, malemnya ke malioboro, belanjaaaaaa..
--------

Hari ketiga
karena temen saya ini punya sodara di jogja tepatnya saya lupa nama daerahnya apa yang pasti waktu itu sempet kena abu merapi juga hhhee
Demi pengiritan uang, kami checkup dari hotel dan dijemput oleh sodaranya temen saya untuk bermalam disana. Alhamdulillah sodaranya baik banget. Dua hari berturut-turut saya harus memakan makanan yang kurang sesuai dengan saya tapi disini saya makan bebek sambal ijo wiiidiih mantep ciin #lahap
Siangnya langsung diajak kepantai parangtitis, yang ternyata sangaaaattt jauh banget, sampe-sampe kita nyarter bus untuk kesana padahal mah cuma berempat doang (saya, temen saya, sodara teman saya, anaknya sodara teman saya). Alhamdulillah nyampeee dan keindahan pantainya sangat elok. Desir angin dan ombak membuat saya berucap tasbih atas ciptaanNya. Tapi sepi euy, karena ga boleh ada yang mandi jadi harus dipinggir pantai aja (ombaknya gede). Terus ga lupa foto-foto deh :))
hari semakin sore, saatnya kembali kerumah. Malam harinya diajak ke malioboro untuk belanja, terus ke toko bakpia, terus ke keraton, terus naik sepeda yang dihiasi lampu-lampu keliling alun-alun, terus makan wedang jahe, terus makan jagung bakar, terus foto-foto sampe malem. Tiba dirumah langsung tepar dan tidur..
---------

Hari keempat
sebenernya rencana di jogja cuma empat hari tapi kenapa jadi betah dan ga mau pulang. Akhirnya kami memutuskan untuk berpetualang kembali menuju Wonogiri. Dari pagi sampe sore gak kemana-mana karena udah capek akhirnya main aja sama anaknya sodara temen saya itu yang bikin gemes. Malam harinya saya dan teman saya diantar ke wonogiri (rumahnya kakek dan nenek temen saya), perjalanannya berliku-liku ternyata ini bener-bener pedesaan banget. Sebelum sampe rumah, kita diajak makan dulu. Makan sate, makan gulai, makan tongseng, makan tulang dan iga sapi. Manteeepp kenyang dan makmur #gratis
Jam 11:00 malem kita baru sampe rumah yang di wonogiri, semuanya udah pada tidur dan sepi banget cuma ada suara jangkrik..
Akhirnya ikutan tiduuuurrr juga :))
Satu hal yang unik adalah semua rumah di wonigiri bentuknya sama :p
---------

Hari kelima
Alhamdulillah udara pagi wonogiri sangat dingin dan sejuk. Rasanya kaya dipuncak bogor hhhee
Pagi-pagi kita berdua jalan-jalan ke gunung sambil foto-foto dan nikmatin embun. Subhanallah..
terus langsung capcus ke waduk, apa itu waduk? Waduk adalah tempat penampungan air seperti danau namun lebih besar. Bayangin ya waduk gajah mungkur ini dulunya terdiri dari rumah penduduk yang luasnya mencapai 7 kecamatan manteeeepppp luas banget. Pulang liat waduk langsung makan bakso, pesen tiket pulang dan belanja..
Sampe rumah langsung tidur siang dan ngobrol bareng keluarga disana. Diajak metik kelapa yang langsung diminum, wuiih seger..
malemnya nonton bola habis itu tidur zzzzz
----------

Hari keenam
Kayanya ini jadi hari terakhir kita berdua di wonogiri, karena udah hampir seminggu berada di kota orang. Pagi-pagi packing, setelah packing bantuin bu'le nya temen saya untuk jemur kacang, berasa kaya "jika aku menjadi" seneng banget..
Siangnya pamitan, karena harus pulang ke Depok. Alhamdulillah transit Bus nya lama, sempet-sempetnya makan bakso dulu.. (-..-)

Perjalanan panjang di Bus menuju Depok tidak terasa dengan obrolan dan candaan kita berdua. Mungkin juga karena udah capek jadi sepanjang jalan tiduuurr terus, udah gitu bawaan jadi 3 kali lipat lebih banyak..hhhee
---------

Alhamdulillah sampe Depok dengan selamat. Perjalanan BagPacker ini tidak pernah terlupakan dan menjadi catatan dalam sejarah hidup saya.. Semoga masih ada kesempatan untuk kembali ke Jogja, entah dengan siapa.. (~_~)

Thank's to Allah atas kesempatannya yang diberikan kepadaku untuk singgah sebentardi Jogja

Thank's to orangtua, adik, dan kakak yang udah ngizinin dan doain..

Thank's to sahabat perjalananku Nia Puspitasari, yang menemani hari-hariku dijogja. Makasih juga atas kebaikanmu..

Thank's to sepupunya nia (de'nur dan suami), anin, bu'le dan pa'le nya nia, semua sodara-sodaranya nia yang udah baik banget sama saya :))

To be Continue, Story Jogja Part II with BEMFIP'ers

-Liawati Anakumi-

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih sudah mau mampir di Blog ALmasyuq, untuk menjalin silaturahim dan saling kunjung silahkan tinggalkan jejak blogger di komentar ini.. thankiu. Selamat Berkarya Blogger Indonesia!!

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

menurut anda apakah blog ini bermanfaat?

Blog Writing Competition 2015

Blog Writing Competition 2015

Blog Writing Competition 2015
Kompetisi Blog Summarecon

Pojok Pulsa

Lomba Blog Pojok Pulsa 2015

Smartfren 4G LTE Advanced

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Search

"Liawati Anakumi"

Foto saya
Depok, Jawa Barat, Indonesia
seorang anak yang dibesarkan oleh orangtua yang luar biasa, memiliki cita-cita menjadi sholehah, berusaha menjadi diriku dengan segala kekuranganku dan menjadi diriku dengan segala kelebihanku, pembelajar yang terus mau belajar.. sanguinis dan plegmatis personal.. bagiku sastra adalah bagian dari kehidupan, dengan satu aksara aku bisa menjadi lebih memaknai dunia.. Teacher senior high

My Life

Bukan manusia yang sempurna, tapi berusaha menjadi yang terbaik diantara yang terbaik..

Sangat ingin menggeluti profesi dibidang pendidikan menjadi seorang guru dan konselor yang bermanfaat untuk orang lain dan menjadi pendengar yang baik..

Sangat ingin menggeluti profesi dibidang sastra menulis dan membaca, karena dengan menulis dan membaca dapat merubah dan menaklukan dunia dan isinya..

Memiliki impian yang mustahil terwujud menjadi seorang wartawan (hihiii)..


Special Word

"Ketika Cinta belum dipertemukan biarkanlah cinta berekspresi menjadi sebuah keshalehan"

"maka Nikmat Tuhan yang manakah yang dapat aku dustakan?"

"semua akan indah pada waktuNya"

ya Muhaimin

AL Masyuq


liawatianakumi. Diberdayakan oleh Blogger.